Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 April 2023 | 16.26 WIB

Viral TikToker Bikin Konten Mengkritik Lampung, Malah Berujung Intimidasi

Tangkapan layar Instagram Awbimax Reborn, pemuda yang viral mendapat ancaman pelaporan polisi dan intimidasi setelah mengkritik Provinsi Lampung. - Image

Tangkapan layar Instagram Awbimax Reborn, pemuda yang viral mendapat ancaman pelaporan polisi dan intimidasi setelah mengkritik Provinsi Lampung.

JawaPos.com - Kreator konten TikTok dengan nama Awbimax Reborn belakangan sedang jadi sorotan. Pasalnya, usai video kritiknya terhadap pemerintah Lampung tersebar, lelaki yang akrab disapa Bima ini justru mulai mendapatkan intimidasi.

Netizen menilai, konten yang dibuatnya merupakan kritik membangun. Lewat video TikTok-nya, Bima mengungkapkan keresahannya terhadap pertumbuhan kota Lampung yang dinilai lamban dibandingkan kota lain.
 
Selain itu, Awbimax Reborn ini juga menyoroti masalah insfrastuktur di Kota Lampung yang dinilai belum layak. Tak hanya terbengkalainya pembangunan sekolah, pembangunan jalan di Lampung juga masih jauh dari kata apik.
 
Alih-alih mendapat tanggapan positif, aksi kritik tersebut justru berujung pelaporan polisi. Bima dilaporkan ke Polda Lampung oleh tim hukum Gubernur Lampung karena dianggap menyudutkan nama baik daerah. Karena curhatannya ini, nama 'Bima' juga sempat bertengger di posisi satu trending topik kategori 'Politics'. 
 
Terbaru, melalui unggahan terbaru dari akun Instagram @awbimax, Bima menuliskan bahwa keluarganya turut mendapa intervensi dan intimidasi karena aksi kritik tersebut.
 
"Today, keluarga gua kena intervensi dan mereka melakukan profiling. Mencoba mencari-cari kesalahan gue dan memaksa untuk bungkam dengan kebobrokan yang ada" tulis Bima melalui unggahan di Instagram-nya.
 
Bima lebih jauh mengungkapkan bahwa pihak tersebut mencoba mencari-cari kesalahannya dan melibatkan profesi ayahnya sebagai pegawai negeri sipil.
Laki-laki pemilik nama Bima Yudho Saputro itu selanjutnya berencana untuk melakukan apply protection visa di Australia guna melindungi kewarganegaraannya.
 
"Meminta perlindungan di negara liberal yang lebih open dengan kritikan dan tidak hanya mementingkan satu golongan," lanjut unggahan video pendek Bima.
 
Selain itu, sebelumnya juga beredar kalau ayah dari Bima pada Jumat (14/4) dipanggil pihak kepolisian. Katanya, yang memanggil adalah wakil bupati Lampung Timur. "Ternyata yang datang bukan bupatinya (tapi) wakil bupati Lampung Timur. Pokoknya, ada alasan tertentu yang membuat bupati Lampung Timur tidak berani nemuin bokap gue langsung, agak segan, gue enggak tahu alasannya kenapa, ya," kata Bima di fitur Instagram Stories akun pribadinya, @awbimax.
 
Masih menurut Bima, Wakil Bupati Lampung Timur bertugas sebagai perantara antara ayah Awbimax Reborn dan Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi. "Terus habis itu, habis ketemu, bokap gue... Bukan wakil bupati-nya yang ngomong (tapi) gubernur provinsi Lampung yang ngomong sama bokap gue langsung lewat telepon," katanya.
 
"Terus si wakil bupati ini kan nelepon langsung sama gubernur provinsi Lampung, si Arinal, dan terus langsung dikasihkan ke bokap gue," kata Bima melanjutkan.
 
Melalui sambungan telepon, kata Bima, Gubernur Provinsi Lampung, Arinal, memaki-maki ayah dari laki-laki yang saat ini sedang menempuh pendidikan dan bekerja di Australia.
 
Sampai berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Lampung baik dari Gubernur, Bupati, maupun Wakil Bupati. Namun pantauan JawaPos.com di Instagram pribadi Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi, sejak kasus kritik berujung pelaporan ini viral, kolom komentar Instagram sang Gubernur telah dibatasi.
 
Isi dari komentar kebanyakan senada dengan kritik Bima. Warganet yang tampaknya juga merupakan warga Lampung banyak yang senada bahwa pembangunan di Provinsi tersebut memang berjalan lamban. Kebanyakan komentar mendukung Bima.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore