Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Oktober 2023 | 17.49 WIB

Apple Patenkan Teknologi Analisis Kesehatan Pernafasan melalui iPhone dan Apple Watch

Foto: Ilustrasi: Paten terbaru Apple terkait teknologi analisis kesehatan melalui iPhone dan Apple Watch. - Image

Foto: Ilustrasi: Paten terbaru Apple terkait teknologi analisis kesehatan melalui iPhone dan Apple Watch.

JawaPos.com - Produk Apple cukup dikenal dengan reputasi yang baik dalam hal teknologi pendamping kesehatan lewat perangkat Apple Watch. Berbagai fitur kesehatan di Apple Watch telah teruji dengan banyak nyawa telah diselamatkan oleh perangkat arloji pintar tersebut.

Terkini, Apple dilaporkan kembali mengajukan permohonan paten untuk teknologi kesehatan, sistem yang menggunakan pernapasan terpandu untuk menganalisis fungsi pernapasan pengguna. Sistem ini dapat digunakan untuk menilai kesehatan paru-paru dan mengidentifikasi penyumbatan saluran napas, yang dapat menjadi gejala penyakit seperti COPD dan asma.

Permohonan paten mencatat bahwa orang dengan penyakit paru obstruktif kronik (COPD), asma, atau kondisi terkait saluran napas lainnya mungkin mengalami berkurangnya aliran udara saat bernapas. Hal ini dapat membuat mereka sulit bernapas.

Untuk kondisi seperti itu, Spirometri adalah tes pernapasan umum yang digunakan untuk menilai fungsi paru-paru dan potensi penyumbatan saluran napas. Namun, keakuratan dan pengulangan pengukuran spirometri dapat dipengaruhi oleh seberapa ketat orang tersebut mengikuti protokol pengujian.

Sebaliknya, dilansir dari PatentlyApple, Apple sedang mengembangkan cara baru untuk melacak kesehatan pernapasan menggunakan iPhone dan Apple Watch. Salah satu metodenya melibatkan penggunaan sensor optik iPhone untuk melacak pergerakan dada saat bernapas. Algoritma kemudian akan menafsirkan gerakan untuk menentukan karakteristik pernapasan.

Metode lainnya adalah dengan menempelkan Apple Watch ke area dada dengan stiker perekat khusus. Jam tangan tersebut kemudian dapat secara langsung memantau mekanisme pernapasan dari sudut pandang ini.

Saat ini, penilaian pernapasan klinis bergantung pada perangkat khusus seperti Spirometer. Namun, teknologi yang dipatenkan Apple dapat memungkinkan pelacakan dan menampilkan tren pernapasan dengan lebih mudah.

Apple terus memperluas kemampuan pemantauan kesehatan pada perangkat wearable dan ponselnya. Misalnya, Apple Watch sudah mengukur VO2 max dan kadar oksigen darah. Analisis pernapasan yang lebih canggih selanjutnya dapat memposisikan perangkat Apple sebagai alat kesehatan yang vital.

Meskipun tidak ada jaminan bahwa Apple akan menerapkan teknologi yang dipatenkan ini pada produk konsumen, perusahaan ini memiliki sejarah dalam mengeksplorasi fitur-fitur kesehatan inovatif melalui paten bertahun-tahun sebelum peluncurannya. Jadi ini bisa menjadi kasus serupa juga yang layak ditunggu.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore