
Ilustrasi weton tunggak semi, yang rezekinya terus berkembang. (freepik)
JawaPos.com - Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk mengetahui hari kelahiran seseorang, tetapi juga kerap dikaitkan dengan watak, perjalanan hidup, hingga gambaran mengenai rezeki.
Salah satu istilah yang cukup populer dalam Primbon Jawa adalah Tunggak Semi, sebuah gambaran mengenai sesuatu yang tetap dapat tumbuh kembali meskipun sebelumnya telah dipotong atau mengalami masa sulit.
Secara filosofis, Tunggak Semi menggambarkan daya hidup yang tidak mudah berhenti. Ketika satu sumber rezeki berkurang, dipercaya masih ada peluang lain yang dapat tumbuh dan menjadi jalan baru.
Karena itulah, weton yang disebut berada di bawah naungan Tunggak Semi kerap dikaitkan dengan rezeki yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Dilansir dari YouTube Nawi Krama TV, berikut lima weton yang dalam tafsir Primbon Jawa disebut memiliki naungan Tunggak Semi dan dikaitkan dengan aliran rezeki yang terus tumbuh. Simak, berikut informasi lengkapnya.
Weton Senin Legi menjadi salah satu nama yang kerap disebut ketika membahas Tunggak Semi dalam Primbon Jawa. Kombinasi hari Senin dan pasaran Legi memiliki neptu 9, yakni empat dari hari Senin dan lima dari pasaran Legi. Dalam sejumlah tafsir tradisional, Senin Legi digambarkan sebagai pribadi yang sederhana, murah hati, ceria, sekaligus memiliki keteguhan dalam menjalani kehidupan.
Sosok dengan weton ini dipercaya tidak mudah menyerah ketika menghadapi perubahan keadaan. Mereka dapat mengalami masa ketika kehidupan terasa sulit, tetapi mempunyai dorongan untuk kembali menata keadaan dan mencari jalan keluar. Karakter semacam inilah yang kemudian selaras dengan filosofi Tunggak Semi, yakni sesuatu yang kembali tumbuh setelah sebelumnya mengalami keterbatasan. Tafsir mengenai Senin Legi juga kerap menggambarkan mereka sebagai pribadi yang mampu menjaga prinsip dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan.
Dalam urusan rezeki, Tunggak Semi bukan semata-mata dimaknai sebagai mendapatkan uang dalam jumlah besar secara tiba-tiba. Filosofinya lebih dekat dengan gambaran bahwa sumber penghasilan dapat terus muncul dan berkembang secara bertahap. Ketika satu kesempatan berakhir, masih terdapat peluang lain yang dapat dimanfaatkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022