Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 September 2026 | 01.38 WIB

Weton yang Konon Sulit Jatuh Miskin Setelah Berhasil Mengumpulkan Harta

Ilustrasi Weton Sulit Jatuh Miskin (freepik) - Image

Ilustrasi Weton Sulit Jatuh Miskin (freepik)


JawaPos.com - Pernahkah Anda melihat seseorang yang dahulu hidup dalam keterbatasan, tetapi setelah berhasil mendapatkan penghasilan lebih besar justru semakin berhati-hati mengelola uang? 

Alih-alih menghabiskan seluruh pendapatan untuk memenuhi keinginan, orang tersebut memilih menabung, membeli aset, membangun usaha, atau memperbaiki kehidupan keluarga. 

Pola seperti ini membuat kondisi ekonomi yang telah dibangun menjadi lebih stabil.

Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, karakter seseorang terkadang dikaitkan dengan weton atau perhitungan hari kelahiran. 

Beberapa weton dipercaya memiliki sifat tekun, penuh perhitungan, tidak mudah menyerah, serta mampu menghargai hasil kerja keras. 

Karakter tersebut kemudian dikaitkan dengan anggapan bahwa ketika sudah berhasil mengumpulkan harta, mereka tidak mudah kembali ke kondisi ekonomi yang sulit.

Lantas, weton apa saja yang dalam penafsiran primbon Jawa konon memiliki karakter tersebut? 

Berikut 5 weton yang sering dikaitkan dengan sifat hemat, tekun, dan mampu mempertahankan hasil yang telah diperoleh dihimpun dari YouTube Nala Weton. 

1. Sabtu Pon, dikenal memiliki daya juang dan perhitungan kuat

Sabtu Pon memiliki neptu 16. Dalam berbagai penafsiran primbon Jawa, weton ini kerap dikaitkan dengan karakter yang memiliki kemauan kuat dan daya juang tinggi. 

Ketika memperoleh penghasilan atau keuntungan, pemilik weton ini dipercaya tidak selalu terburu-buru menggunakannya untuk kesenangan. 

Mereka cenderung memikirkan kebutuhan yang lebih panjang dan mempertimbangkan manfaat dari uang yang dimiliki.

Sifat tersebut membuat Sabtu Pon sering digambarkan sebagai pribadi yang mampu membagi hasil pendapatan untuk beberapa kebutuhan. 

Sebagian digunakan untuk memenuhi keperluan sehari-hari, sedangkan sebagian lainnya dapat diarahkan untuk tabungan, modal usaha, aset, atau kebutuhan masa depan. 

Dalam kepercayaan tradisional, kebiasaan semacam ini dianggap dapat membantu menjaga kestabilan ekonomi.

Selain kemampuan mengatur hasil yang diperoleh, Sabtu Pon juga dipercaya memiliki daya juang ketika menghadapi kesulitan. 

Ketika usaha mengalami hambatan atau pendapatan berkurang, mereka konon tidak mudah menyerah. 

Mereka berusaha mencari alternatif pemasukan dan memperbaiki kesalahan sebelumnya. 

Karena itu, kekuatan Sabtu Pon bukan hanya dianggap terletak pada kemampuan mendapatkan uang, tetapi juga pada kemauan mempertahankan dan mengembangkan apa yang telah dimiliki.

2. Rabu Pon, belajar dari kesalahan dalam mengelola uang

Rabu Pon memiliki neptu 14. Dalam berbagai penafsiran tradisional, weton ini sering dikaitkan dengan pribadi yang memiliki kemauan kuat dan tidak mudah menyerah. 

Ketika sudah merasakan kehidupan yang serba terbatas, pengalaman tersebut dipercaya dapat membuat mereka semakin menghargai uang dan hasil kerja keras.

Pemilik Rabu Pon konon cenderung tidak ingin kembali mengalami kondisi kekurangan setelah berhasil memperbaiki keadaan ekonomi. 

Pengalaman masa lalu dapat menjadi pertimbangan ketika mengambil keputusan. 

Mereka dipercaya lebih berhati-hati dalam menggunakan penghasilan dan tidak mudah menghabiskannya hanya demi mengikuti keinginan sesaat.

Rabu Pon juga kerap dikaitkan dengan kemampuan melihat peluang. 

Ketika mendapatkan keuntungan dari pekerjaan atau usaha, uang tersebut dipercaya dapat dipertimbangkan untuk diputar kembali sebagai modal. 

Dalam perspektif primbon, pola seperti ini membuat Rabu Pon dianggap memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan kondisi ekonominya. 

Namun, pada kenyataannya, keberhasilan finansial tetap sangat bergantung pada kemampuan seseorang dalam mengelola pendapatan dan menghadapi perubahan keadaan.

3. Minggu Pahing, menghargai hasil setelah melewati masa sulit

Minggu Pahing memiliki neptu 14. Weton ini sering menjadi bagian dari pembahasan primbon Jawa karena dipercaya memiliki karakter kuat, mandiri, dan mempunyai keinginan untuk memperbaiki kehidupan. 

Ketika berada dalam kondisi sulit, pemilik weton ini konon mampu bekerja keras untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Setelah memperoleh hasil dari kerja keras tersebut, mereka dipercaya tidak ingin kembali mengulang masa-masa sulit yang pernah dilalui. 

Pengalaman tersebut dapat membuat mereka lebih menghargai uang dan menggunakannya untuk sesuatu yang dianggap memberikan manfaat dalam jangka panjang. 

Bagi mereka, penghasilan bukan hanya untuk memenuhi keinginan sesaat, tetapi juga dapat menjadi dasar untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Dalam berbagai penafsiran tradisional, Minggu Pahing juga dianggap memiliki dorongan untuk membangun sesuatu yang lebih tahan lama. 

Misalnya, membeli peralatan usaha, memperbaiki tempat tinggal, membantu keluarga, atau menyimpan sebagian penghasilan untuk kebutuhan mendatang. 

Karena itu, weton ini dipercaya lebih sulit kembali ke kondisi ekonomi sebelumnya, bukan karena uangnya tidak mungkin habis, melainkan karena terdapat dorongan untuk kembali bangkit ketika menghadapi penurunan ekonomi.

4. Kamis Wage, tidak mudah tergoda menunjukkan kekayaan

Kamis Wage memiliki neptu 12. Dalam sejumlah penafsiran primbon Jawa, weton ini sering dikaitkan dengan karakter yang tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. 

Sifat tersebut dipercaya dapat menjadi kelebihan ketika diterapkan dalam mengelola keuangan, terutama ketika seseorang mulai memperoleh penghasilan yang lebih besar.

Pemilik Kamis Wage konon tidak terlalu tertarik menunjukkan kekayaan kepada orang lain. 

Mereka tidak harus membeli sesuatu hanya agar terlihat berhasil dan tidak selalu mengikuti gaya hidup lingkungan sekitarnya. 

Ketika memperoleh uang lebih banyak, kebutuhan yang benar-benar penting dipercaya menjadi pertimbangan utama sebelum mengeluarkan uang.

Menariknya, karakter tersebut membuat seseorang mungkin tidak terlihat kaya dari luar, tetapi sebenarnya memiliki simpanan atau aset yang dikumpulkan secara perlahan. 

Dalam kepercayaan tradisional, kebiasaan hidup sederhana dan tidak mudah terbawa gaya hidup dianggap sebagai salah satu alasan Kamis Wage dipercaya mampu menjaga kondisi ekonominya dalam jangka panjang.

5. Jumat Kliwon, berhati-hati dan belajar dari pengalaman

Jumat Kliwon memiliki neptu 14. Dalam berbagai pembahasan primbon Jawa, weton ini sering dikaitkan dengan pribadi yang mempunyai pemikiran mendalam dan cukup berhati-hati dalam mengambil keputusan. 

Karakter tersebut dipercaya dapat memengaruhi cara seseorang memandang hasil kerja keras, termasuk ketika memperoleh rezeki dalam jumlah besar.

Setelah pernah mengalami kesulitan dalam mendapatkan uang, pemilik Jumat Kliwon konon akan semakin menghargai penghasilan yang diterima. 

Ketika mendapatkan rezeki lebih besar, mereka dipercaya cenderung memikirkan cara agar uang tersebut tidak cepat habis. 

Sebagiannya dapat digunakan untuk menabung, membeli sesuatu yang bernilai, mengembangkan usaha, atau membantu memperbaiki kehidupan keluarga.

Salah satu karakter yang sering dikaitkan dengan Jumat Kliwon adalah kemampuan belajar dari pengalaman. 

Kesalahan dalam mengelola uang pada masa lalu dapat menjadi pelajaran agar keputusan berikutnya lebih berhati-hati. 

Karena itu, weton ini dipercaya bukan hanya berusaha mendapatkan penghasilan, tetapi juga mempertahankan hasil yang sudah diperoleh. 

Pola tersebut dalam kehidupan nyata tentu akan sangat bergantung pada kedisiplinan dan keputusan finansial masing-masing orang.

***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore