Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 September 2026 | 16.54 WIB

7 Weton Dipercaya Punya Titik Balik Rezeki Setelah Melewati Ujian Hidup dan Fase Penuh Perubahan

Ilustrasi Titik Balik Rezeki (freepik) - Image

Ilustrasi Titik Balik Rezeki (freepik)

JawaPos.com - Pekerjaan belum memberikan hasil yang diharapkan, usaha seperti berjalan di tempat, sementara berbagai kebutuhan terus datang. 

Kondisi semacam ini terkadang membuat seseorang merasa seolah-olah jalan menuju kehidupan yang lebih baik sedang tertutup dari berbagai arah. 

Namun, dalam tradisi dan kepercayaan Jawa, perjalanan hidup tidak selalu dipandang sebagai sesuatu yang berjalan lurus.

Primbon Jawa mengenal weton sebagai bagian dari warisan budaya yang digunakan untuk membaca karakter, kecenderungan, serta filosofi perjalanan seseorang berdasarkan hari dan pasaran kelahirannya. 

Dalam sebagian tafsir, terdapat weton yang dipercaya memiliki pola rezeki yang tidak langsung terlihat kuat sejak awal. 

Rezeki tersebut justru digambarkan berkembang perlahan setelah seseorang melewati pengalaman, kegagalan, perubahan, dan proses pendewasaan diri.

Menariknya, titik balik rezeki tidak selalu ditandai dengan datangnya uang dalam jumlah besar. 

Perubahan dapat bermula dari hal yang jauh lebih sederhana, seperti bertemu orang yang membuka peluang baru, menemukan pekerjaan yang lebih sesuai, memiliki keberanian memulai usaha, atau mulai mampu mengelola penghasilan dengan lebih bijaksana. 

Berikut 7 weton yang  dipercaya memiliki pola perjalanan rezeki seperti tersebut dirangkum dari YouTube Kidung Primbon pada Rabu (09/09).

1. Rabu Pahing

Rabu Pahing menjadi salah satu weton yang dalam sebagian tafsir primbon Jawa dikaitkan dengan karakter yang memiliki kemauan kuat. 

Ketika sudah menetapkan tujuan, seseorang dengan weton ini dipercaya cenderung berusaha mempertahankan langkahnya meskipun harus menghadapi berbagai hambatan. 

Karakter tersebut membuat perjalanan rezekinya tidak selalu berlangsung secara instan, tetapi dapat berkembang seiring bertambahnya pengalaman.

Dalam kehidupan, proses menuju kestabilan dapat melewati berbagai fase. 

Kegagalan dalam pekerjaan, usaha yang belum berhasil, atau kondisi keuangan yang sempat sulit dapat menjadi pengalaman yang membentuk cara seseorang mengambil keputusan. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore