
Ilustrasi fengshui pagar dan atap rumah (freepik)
JawaPos.com - Dalam ilmu feng shui, rumah tidak hanya dilihat dari bagian dalamnya saja. Justru, bagian luar seperti pagar dan atap memiliki peran penting sebagai pelindung utama energi.
Keduanya berfungsi sebagai “tameng” yang menjaga rumah dari gangguan energi negatif serta mengatur keluar-masuknya energi chi dari lingkungan sekitar.
Dikutip dari kanal YouTube Klik Fengshui, Rabu (14/01), pagar dan atap rumah adalah elemen krusial yang menjadi garis pembatas antara dunia luar dan ruang kehidupan keluarga di dalamnya.
Mengapa Pagar dan Atap Sangat Penting dalam Feng Shui?
Pagar dan atap berfungsi sebagai penjaga yang:
Jika kedua elemen ini bermasalah, maka aliran energi rumah pun ikut terganggu dan bisa berdampak pada kesehatan, hubungan keluarga, hingga rezeki.
Tips Feng Shui untuk Pagar dan Atap Rumah
1. Bangun tembok pelindung jika rumah menghadap persimpangan jalan
Jika rumah Anda berada di posisi “tusuk sate” atau langsung menghadap persimpangan, sebaiknya buat tembok yang cukup masif di depan pintu utama.
Ini berfungsi untuk menghalangi energi tajam dan agresif dari arah jalan agar tidak langsung menghantam pintu rumah.
2. Jangan biarkan tembok retak atau berlubang
Retakan dan lubang pada tembok membuat energi positif mudah keluar dan energi negatif mudah masuk. Selain itu, angin yang terlalu bebas masuk juga membuat energi chi menjadi tidak stabil.
3. Hindari tumpukan sampah di depan gerbang
Sampah di depan pintu atau pagar menciptakan energi kotor yang bisa memicu gangguan kesehatan dan memperlambat datangnya keberuntungan bagi seluruh keluarga.
4. Waspadai saluran drainase berbentuk jeruji di depan pagar
Jika ada saluran air terbuka atau jeruji besi tepat di depan rumah, ini dipercaya menjadi jalur keluarnya energi chi positif.
Akibatnya, penghuni rumah sulit mengumpulkan kekayaan dan rezeki terasa cepat habis.
5. Jangan membuat tembok setinggi rumah
Dalam feng shui, tembok yang terlalu tinggi hingga setara dengan bangunan utama disebut menciptakan energi yin yang menekan.
Meski aman dari sisi fisik, secara energi hal ini membuat chi menjadi stagnan, sehingga penghuni rumah sulit berkembang dan sering merasa hampa atau tertekan

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
