
Weton kuat (freepik)
JawaPos.com - Dalam Primbon Jawa, tidak semua kekuatan lahir dari ilmu atau ritual. Ada jiwa-jiwa tertentu yang sejak lahir telah membawa pagar gaib alami, bukan karena jimat, bukan karena laku berat, melainkan karena keselarasan batin dengan hari kelahirannya.
Weton seperti ini sering tampak biasa, hidup sederhana, bahkan kerap merasa sendirian. Namun di alam lain, kehadirannya dibaca sebagai wilayah yang tidak boleh diganggu.
Dilansir dari YouTube Rezeki dan Hoki, leluhur Jawa menyebut perjalanan hidup jiwa semacam ini berjalan melalui tiga fase besar: tibo dunyo, tibo lungguh, dan tibo sri. Ketiganya tidak datang bersamaan, melainkan bertahap, seiring kedewasaan batin.
Tibo dunyo bukan tentang kemewahan, melainkan tentang jatuh bangun hidup yang datang terlalu dini. Jiwa dengan weton kuat biasanya tidak menjalani masa kecil yang benar-benar ringan. Sejak kecil, mereka sudah akrab dengan rasa sepi, kehilangan, atau beban emosional yang sulit dijelaskan.
Dalam primbon, fase ini disebut laku panggodokan jiwa—proses perebusan batin agar energi hidupnya matang. Anak-anak ini sering:
Pendiam dan terlihat “tua sebelum waktunya”
Mengalami mimpi-mimpi kuat atau perasaan sedih tanpa sebab
Cepat dewasa oleh keadaan, bukan oleh pilihan
Justru dari fase tibo dunyo inilah pagar gaib mulai terbentuk. Energi batin yang terus dipadatkan membuat auranya penuh dan berat. Makhluk halus yang biasanya mendekati jiwa rapuh justru enggan mendekat, karena tidak menemukan celah emosi untuk dimasuki.
Hidup memang terasa berat, tetapi jiwa tidak pernah benar-benar runtuh.
Memasuki usia dewasa, fase tibo lungguh mulai terasa. Ini bukan soal jabatan atau kedudukan lahiriah semata, melainkan posisi batin. Jiwa mulai menemukan pusatnya sendiri.
Pada fase ini:
Masalah hidup tetap ada, tetapi batin tidak lagi mudah goyah
Emosi menjadi lebih sunyi, tidak meledak, tidak berisik
Hati terasa kuat meski sering sendirian
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022