Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 14.48 WIB

Lima Weton Berkah Langit: Daya Tarik Rezeki yang Tak Pernah Surut dari Pasaran Kliwon, Pahing, Pon, Wage, dan Legi Menurut Primbon Jawa

Ilustrasi rezeki diangkat langit (freepik) - Image

Ilustrasi rezeki diangkat langit (freepik)

JawaPos.com - Di tengah keyakinan masyarakat Jawa yang memegang teguh nilai-nilai spiritual dan titen warisan leluhur, muncul satu kepercayaan yang hingga kini masih dipercaya: pasaran weton sebagai penanda karakter, nasib, hingga aliran rezeki seseorang.

Dalam lautan energi semesta yang dipercaya terus berputar, kanal YouTube Primbon Cirebon mengungkap rahasia yang menggugah hati,

lima pasaran weton yang disayang rezeki memiliki kekuatan spiritual tinggi, dan ditakdirkan untuk mudah mendapatkan limpahan keberuntungan dalam hidupnya.

Dalam ulasannya, Primbon Cirebon menjabarkan bahwa weton-weton ini menyimpan “cahaya kekayaan alami” yang bersinar dari dalam diri mereka sendiri.

Mereka bukan hanya dilimpahi rezeki dari berbagai arah, tetapi juga membawa magnet keberuntungan dan keunggulan psikologis yang menjadi kunci keberhasilan hidup.

Kelima pasaran weton ini adalah Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon, masing-masing dengan keistimewaan dan rahasia sukses yang tidak bisa dianggap sepele.

1. Legi: Pemilik Optimisme dan Energi Timur

Pasaran Legi, dengan neptu 5 dan elemen kayu, disimbolkan dengan aura putih yang mencerminkan ketulusan dan fokus.

Orang-orang Legi adalah pribadi yang memiliki semangat tinggi, penuh keinginan, dan optimisme yang dapat menjadi pedang bermata dua jika dikelola baik akan mendatangkan kesuksesan, namun jika tidak, bisa menjerumuskan.

Keberuntungan Legi bertumpu pada kedisiplinan dan fokus, serta keharusan untuk terus belajar dan menantang diri.

Mereka yang lahir di pasaran ini disebut memiliki potensi besar dalam membuka ilmu pengetahuan dan menjadi mitra kuat bagi pasaran Pon.

2. Pahing: Energi Api yang Membara, Si Pemilik Kemurahan Hati

Dengan elemen api dan neptu tertinggi, pasaran Pahing diibaratkan sebagai cahaya matahari dalam sistem langit.

Mereka dikenal bersemangat tinggi, pemberani, dan tidak tahan melihat penderitaan orang lain. Keistimewaan Pahing adalah kemauannya untuk memberi, belajar, dan bertumbuh, dilindungi oleh pemberi kemakmuran.

Pahing harus belajar mengendalikan agresi alaminya, karena kekuatan besar mereka harus dibalut dengan kebijaksanaan agar tidak "membakar" dirinya sendiri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore