Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 13.08 WIB

Weton Legi: Rahasia Spiritual, Energi Batin, dan Potensi Gaib yang Membentuk Takdir Hidup Menurut Primbon Jawa

Menurut Primbon Jawa, mereka yang lahir di hari Pahing memiliki energi spiritual tinggi, intuisi tajam, dan takdir sebagai pembawa kedamaian. (Freepik )

JawaPos.com - Dalam perhitungan kalender Jawa, weton merupakan gabungan antara hari dan pasaran. Salah satu pasaran yang paling banyak disebut dalam kitab Primbon dan ilmu titen adalah "Legi". 

Dalam bahasa Jawa, legi berarti manis. Tapi tentu maknanya tak sesederhana itu. Legi adalah simbol dari ketenangan, kelembutan hati, dan energi spiritual yang halus namun kuat. 

Dilansir dari kanal Ngaos Jawa, mereka yang lahir pada pasaran legi dipercaya membawa aura kedamaian, memiliki intuisi tajam, dan sangat sensitif terhadap lingkungan batin.

Dalam pandangan spiritual Jawa, Legi mewakili elemen air. Ia adalah simbol dari kekuatan yang tenang namun mampu membentuk batu karang sekalipun. 

Pasaran ini sering dikaitkan dengan embun pagi yang menyejukkan, memberikan kehidupan tanpa mengganggu. Maka tidak mengherankan jika orang yang lahir di hari Legi memiliki karakter damai, sabar, dan mampu menjadi penengah dalam konflik.

Orang Legi adalah mereka yang sering hadir sebagai penyejuk di tengah panasnya suasana. Dalam keluarga, mereka biasanya menjadi juru damai. 

Dalam pergaulan, mereka disukai karena mampu mendengarkan dengan empati dan memberikan nasihat tanpa menggurui. Aura ini tidak datang begitu saja. Ia berasal dari kekuatan gaib yang dipercayai sebagai berkah dari leluhur.

Salah satu keistimewaan dari weton Legi adalah potensi gaib yang dibawanya. 

Dalam Primbon Jawa disebutkan bahwa mereka yang lahir di hari legi memiliki saluran batin yang terbuka. Mereka peka terhadap energi sekitar, mudah menerima firasat, dan dalam beberapa kasus bisa menjadi perantara antara dunia kasat mata dan dunia halus.

Hal ini pula yang membuat malam Legi sering dijadikan waktu khusus untuk melakukan tirakat, tapa, atau meditasi spiritual. 

Energi malam Legi dipercaya lebih jernih, tenang, dan mendukung koneksi batin. Banyak spiritualis, dukun sepuh, dan tokoh-tokoh suci lahir di hari ini. 

Bahkan dalam catatan sejarah keraton, beberapa raja besar dan pemimpin spiritual tanah Jawa memiliki weton yang jatuh pada hari Legi.

Sifat dan Watak Umum Orang Legi

  1. Lembut dan Tenang
    Orang Legi dikenal sangat tenang dalam menghadapi masalah. Mereka tidak mudah terbawa emosi, lebih suka menenangkan situasi dan melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang lebih dalam.

  • Bijaksana dan Pendiam
    Meskipun tidak banyak bicara, saat mereka bersuara, biasanya mengandung makna yang dalam. Mereka lebih memilih menyimpan kegelisahan sendiri daripada membebani orang lain.

  • Intuitif dan Spiritual
    Orang Legi punya firasat yang tajam. Mereka bisa merasakan perubahan energi di sekelilingnya, bahkan sebelum sesuatu terjadi. Ini menjadikan mereka cocok sebagai pembimbing spiritual atau penasihat kehidupan.

  • Setia dan Penyayang
    Dalam hubungan asmara dan keluarga, mereka sangat setia dan penuh kasih. Mereka menyayangi dalam diam, mencintai dengan tindakan, bukan kata-kata.

  • Setiap kekuatan selalu memiliki keseimbangan. Begitu pula dengan Weton Legi. Ketika seseorang dengan weton ini kehilangan kendali atas keseimbangan batinnya, ia bisa jatuh pada:

    • Overthinking

  • Kesedihan mendalam yang dipendam

  • Editor: Hanny Suwindari
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore