Museum Negeri Aceh di Jalan Mahmudsyah No. 10.
JawaPos.com–Bagi para pencinta wisata sejarah, mengunjungi Museum Negeri Aceh bisa menjadi salah satu pilihan untuk menghabiskan waktu libur.
Harga tiket masuk ke Museum Negeri Aceh terbilang cukup murah. Mulai dari Rp 1 ribu untuk rombongan anak-anak, Rp 2 ribu untuk anak-anak, Rp 2 ribu untuk rombongan dewasa, Rp 3 ribu untuk dewasa, dan Rp 5 ribu untuk tamu asing.
Terkait pembelian tiket masuk Museum Negeri Aceh tersebut, pengelola museum telah memberikan fasilitas pembelian tiket secara online dengan mengunjungi website resmi Museum Negeri Aceh.
Untuk jam operasional museum yang berlokasi di Jalan Sultan Mahmudsyah No.10, Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, itu buka mulai pukul 08.30 hingga 12.00 untuk sesi pagi dan 14.00 hingga 16.15 WIB untuk sesi siang. Buka setiap hari, kecuali hari libur nasional.
Museum yang berdiri pada 31 Juli 1915 itu, tercatat hingga 2019 telah memiliki 5.328 berbagai koleksi benda budaya dan 12.445 buku. Setidaknya, terdapat tiga klasifikasi besar koleksi yang dimiliki Museum Negeri Aceh. Yakni koleksi organik, anorganik, dan campuran.
Dari tiga klasifikasi besar itu, kemudian terbagi menjadi sepuluh jenis koleksi yang saat ini telah mencapai 6.038 item. Lalu, dari 6.038 koleksi yang dimiliki Museum Negeri Aceh, terdapat 600 koleksi yang sudah dilakukan digitalisasi sehingga bagi pengunjung yang belum bisa datang langsung ke lokasi, dapat melihat koleksinya di website Museum Negeri Aceh.
Museum Negeri Aceh juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari perpustakaan dengan koleksi berbagai buku, artikel, surat kabar lokal maupun nasional, yang sudah ada sejak 1972. Kemudian ada toilet, ruang menyusui, fasilitas khusus untuk penyandang disabilitas, kafe, hingga akses Wifi gratis.
Untuk menikmati fasilitas di Museum Negeri Aceh, pengunjung diharapkan mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan pihak pengelola museum. Mulai dari tidak merusak koleksi di museum, tidak membawa makanan dan minuman dari luar, menaati ketentuan barang yang bisa dibawa masuk, tidak diperbolehkan merokok di area tertentu, menjaga kebersihan.
Kemudian tidak membawa senjata tajam, menaati perihal penggunaan kamera serta alat pendukung lain, dan turut serta menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung lain.
Selain memiliki banyak koleksi sejarah, diketahui melalui akun Instagram @museum.aceh, museum tersebut cukup aktif dalam membuat agenda pertunjukan kebudayaan sehingga menambah daya tarik wisatawan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
