Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Mei 2022 | 21.17 WIB

Sibolang Durian, Musik dan Kedai Outdoor Bikin Betah Rombongan Jokowi

Photo - Image

Photo

Kuliner durian sudah menjadi ikon wisata di Medan. Kedai-kedai berinovasi agar bisa bersaing. Sibolang Durian menawarkan konsep kafe outdoor dengan dekorasi kekinian agar pengunjung nyaman menikmati buah yang kulitnya berduri tajam itu.

AGUS DWI PRASETYO, Medan

JawaPos.com - Pada Februari lalu, kedai Sibolang Durian belum begitu ramai. Beberapa pegawai tampak sibuk menata durian untuk pajangan di rak. Seorang terlihat tengah meladeni pengunjung. Dengan sigap, pegawai itu membelah durian. Lalu, dia memasukkan durian yang sudah dikupas ke kotak kedap udara. Ada lebih dari dua boks plastik yang disiapkan untuk wadah buah yang dijuluki king of fruit tersebut.

Konsep outdoor begitu terasa ketika Jawa Pos menyambangi kedai di Jalan Iskandar Muda No 75-CD, Medan, itu. Tentu saja, buah durian menjadi tema utama kedai tersebut. Replika pohon durian dipajang di sisi muka kedai. Nyaris di setiap sudut kedai yang berdiri sejak 2016 itu terdapat buah durian sebagai pajangan yang estetis.

Konsep Sibolang Durian memang lebih kekinian. Kedai milik William Apattary itu seperti magnet bagi kalangan anak muda yang gemar berswafoto. Ya, nyaris setiap sudut tempat nongkrong itu terbilang Instagrammable alias cocok untuk keperluan posting-an Instagram.

Tak heran jika Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) kesengsem ketika singgah di kedai tersebut. Bersama Presiden Jokowi dan rombongan, Iriana berkunjung ke Sibolang Durian pada 2019. Mereka mencicipi durian lokal dan es campur durian yang menjadi menu andalan kedai tersebut. Ada enam meja yang dipesan khusus untuk rombongan.

”Ibu Iriana ngomong, ’Kenapa nggak dari kemarin-kemarin saya ke sini (Sibolang Durian, Red)’” kenang Hendri Syahputra Saragih, ketua tim Sibolang Durian, menirukan ucapan testimoni Iriana.

Selain durian, rombongan presiden disuguhi pertunjukan live music. Penyanyinya juga berasal dari Medan, Daniel Sianturi. ”Dengan gaya rapper, dia (Daniel, Red) menyanjung presiden,” ujar Hendri.

Photo

TAK CUKUP SATU: Durian-durian dengan rasa istimewa di kedai tersebut siap memanjakan para pengunjung. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

Sekitar dua jam rombongan menikmati durian di kedai outdoor itu. Seingat Hendri, Jokowi menyantap durian Sidikalang yang rasanya manis. Durian lokal Sumatera Utara (Sumut) itu selama ini menjadi andalan para pengunjung. Selain manis, ada pula Sidikalang dengan varian rasa manis pahit dan pahit.

Hendri tidak pernah menduga Jokowi dan keluarga mau berkunjung ke kedai tempatnya bekerja. Awalnya, dia kaget ketika rombongan Paspampres datang dan menyampaikan rencana kunjungan kepala negara. Paspampres lantas menerapkan protokol pengamanan. Mulai sterilasasi area hingga mengecek kebersihan kedai.

Petugas lingkaran satu istana itu juga mengecek makanan dan minuman yang akan disajikan kepada rombongan presiden. ”Seingat saya, mereka (Paspampres) datang 30 menit sebelum presiden datang,” ungkap pria 30 tahun tersebut.

Bukan hanya itu, Paspampres juga melarang pegawai membawa pisau yang biasa mereka pakai untuk membelah durian. ”Kami selalu bawa pisau saat melayani pengunjung. Nah, waktu presiden ke sini, pisau pegawai ditahan semua,” ujar Hendri, lantas tersenyum. ”Yang diperbolehkan bawa pisau itu petugas yang belah durian (untuk presiden) saja,” lanjutnya.

Untuk kualitas durian, Sibolang Durian tidak mau kompromi. Sesuai dengan namanya yang merupakan akronim dari si bocah petualang, Sibolang Durian rajin bertualang mencari durian berkualitas. Bukan hanya di Sumut, tetapi juga di luar provinsi seperti Aceh dan Bengkulu. ”Karena terus bertualang, sepanjang tahun kami selalu punya stok buah durian,” ujarnya.

Ketersediaan pasokan durian di Sibolang Durian bergantung musim panen. Pada Januari–Maret, misalnya, biasanya musim durian Sidikalang. Dengan begitu, pasokan durian Sidikalang relatif terpenuhi. Selepas Maret, pasokan durian biasanya diambil dari daerah Aceh dan Sibolga. ”Pernah satu waktu di Sumatera Utara nggak ada durian sama sekali. Kami lantas ambil dari Bengkulu,” ungkapnya.

Photo

BUKTI: Foto Jokowi saat berkunjung ke Si Bolang Durian menghiasi salah satu sisi tembok. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

Di Indonesia, variasi genetik durian disebut yang tertinggi di dunia. Buah yang disebut king of fruit itu pun menjadi produk jualan yang digemari masyarakat. Mulai yang tua hingga anak-anak muda.

”Durian adalah salah satu buah tropis asli Indonesia yang memiliki catatan sejarah tertua dan masih ada buktinya,” kata M. Reza Tirtawinata dkk dikutip dari buku Durian: Pengetahuan Dasar untuk Pecinta Durian.

Reza dkk menjelaskan, durian dikenal sebagai buah ”panas” karena kandungan zat gizi dan energinya tinggi. Bahkan, dari penggambaran pohon durian di pekarangan keputren (tempat tinggal khusus putri-putri atau istri-istri raja) di relief Candi Borobudur, durian memberikan kesuburan bagi perempuan agar mudah hamil.

Durian memang memiliki kandungan gizi yang bervariasi. Menurut Reza dkk, buah tropis tersebut merupakan sumber karbohidrat, protein, dan lemak. Buah durian juga mengandung gula yang tinggi, vitamin C, kalium, triptofan, asam amino, dan serotonin.

Meski begitu, Reza dkk mengingatkan bahwa durian harus diwaspadai bagi penderita hipertensi. Sebab, kandungan fosfor dan natriumnya yang tinggi serta kadar kalium yang rendah bisa meningkatkan tekanan darah. Kandungan kalsium dan zat besi pada durian juga dapat mengakibatkan sembelit.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore