
Photo
Lawatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Sulawesi Utara (Sulut) pada 2017 mengubah pamor Rumah Makan (RM) AfishA di Kota Manado. Berdiri sejak 2011 dengan mengusung konsep warung ikan bakar, AfishA dipilih sebagai tempat santap siang sang presiden. Rahang tuna dan ikan tindarung alias marlin menjadi andalan.
REVLIANDO ABDILLAH, Manado
JawaPos.com - Nasir Yusuf dan istrinya, Hernandes Musa, sibuk sejak pagi. Hari itu, kabarnya, Jokowi akan singgah di AfishA. Pada 2017 itu, rumah makan milik pasangan suami istri tersebut belum sepopuler sekarang. Belum menjadi ikon Kota Tinutuan yang eksotis.
’’Pada 15 November 2017,’’ kata Nasir tentang hari kunjungan Jokowi tersebut. Bahkan, jam kedatangan presiden dan rombongannya pun dia masih ingat. Yakni, pukul 11.30 waktu setempat. Serangkaian persiapan untuk menyambut Jokowi dan rombongannya sudah dilakukan di rumah makan yang terletak di Kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala, Jalan Balai Kota, kompleks Kantor Wali Kota Manado, itu sejak beberapa hari sebelumnya.
Sehari sebelum hari H, rumah makan dan area sekitarnya disterilkan. Pada hari yang ditentukan, Nasir menyambut langsung di depan rumah makan. ’’Saya langsung sambut presiden waktu itu. Menunya sudah siap. Banyak rombongan. Semua full,’’ ungkap Nasir kepada Manado Post (Grup Jawa Pos) yang menemuinya pada Januari lalu.
Begitu sampai, Jokowi langsung bersantap siang. ’’Di sini sekitar 1,5 jam. Makan, berbincang, dan ada yang minta foto. Bahkan membagikan bingkisan di jalan depan RM AfishA,’’ terang Nasir.
Jokowi tampak begitu menikmati sajian serba-ikan di restoran tersebut. Setelah menyantap hidangan di tempat, dia juga memesan 30 ikan tude bakar untuk dibawa pulang. ’’Presiden makan lumayan lahap. Bahkan sempat meminta dibuatkan ikan tude bakar untuk dibawa ke istana negara,’’ ungkapnya.
Nasir memang tidak sempat berbincang dengan Jokowi. Sebab, kedatangan Jokowi dan rombongan memang untuk makan siang. Sebagai tuan rumah, Nasir menyuguhkan hidangan terbaik. ’’Tidak sempat berbincang dengan presiden. Namun, sempat berfoto. Ketemu di pintu masuk saat menyambut. Sempat salaman juga karena kan belum Covid-19,’’ papar Nasir.
Photo
IKON TINUTUAN: Rumah makan dengan sajian serba ikan itu dikunjungi Jokowi pada 2017. (Reza N Saputra Mangantar/Manado Post)
Sebagai tim penyambut presiden, dia pula yang mengantarkan Jokowi ke tempat duduk. ’’Setelah selesai makan, saya tunggu di luar untuk berfoto. Saya juga diperkenalkan kepada presiden,’’ ungkapnya bangga.
Dampak kunjungan presiden ke AfishA membuat Nasir tidak berhenti bersyukur. Nama rumah makan menjadi lebih dikenal. Baik oleh masyarakat lokal maupun nasional. Tentu saja popularitas itu juga meningkatkan omzet AfishA.
’’Selain presiden, anaknya, Kaesang, kan pernah ke sini. Ada juga keluarga besar beliau yang sempat datang. Bahkan, banyak tamu pemerintah dan wisatawan juga. Menteri-menteri juga. Mungkin rekomendasi presiden,’’ kisahnya, lantas tertawa.
Dari mana Jokowi mengenal RM AfishA? Menurut Nasir, tim kepresidenan mengetahui tentang rumah makannya dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Beberapa waktu sebelum Jokowi datang ke AfishA, sang gubernur bersantap di rumah makan tersebut.
’’Awalnya Pak Gubernur yang makan di sini. Setelah selesai makan, gubernur bilang bahwa besok Bapak akan makan di sini. Saya pikir Pak Gubernur lagi yang akan datang makan. Ternyata Pak Presiden,’’ kata Nasir.
Selain informasi dari Olly, pihak RM AfishA mendapatkan kabar tentang rencana kedatangan Jokowi itu dari tim dokter kepresidenan. Bersamaan dengan itu, pengamanan di sekitar rumah makan diperketat TNI dan kepolisian. Mereka datang ke restoran sekitar pukul 21.00 waktu setempat.
Nasir yang mengaku tidak sempat melakukan persiapan khusus sudah terjaga sejak kedatangan tim dokter dan tim keamanan tersebut. Menu yang Nasir punyai di rumah makan itu juga diperiksa. Mulai ikan, sayuran, sampai sambal. ’’Memang kaget. Dibuat lab khusus. Jadi, semua makanan yang akan dihidangkan lewat lab itu dulu. Diperiksa,’’ kata Nasir mengingat-ingat kembali persiapannya.
Hari itu, AfishA menyajikan menu-menu terbaiknya untuk Jokowi. Menu-menu favorit ditampilkan dengan cantik. Ikan goropa, tude, cumi, rahang tuna, dan tindarung atau marlin. Ragam boga bahari itu hadir dalam wujud bakar, rica, kuah asam, sampai woku.
Tidak mau mengecewakan tamu istimewa, Nasir turun langsung untuk mengontrol rasa. Bahkan, dia sendiri yang membuat sambal dan bumbu bakar. Dia dibantu sang istri. ’’Sampai saat ini untuk pembuatan sambal, saya tidak pakai orang lain. Intinya masih tangan (dibuat sendiri). Ini untuk menjaga cita rasa,’’ tegasnya.
Photo
ALTERNATIF: Selain menu bakar-bakaran, RM Afisha juga menyajikan menu ikan goreng untuk para pelanggannya. (Reza N Saputra Mangantar/Manado Post)
Nasir menambahkan bahwa ikan-ikan yang dimasak itu dia pilih sendiri dari penjualnya. Dia menjamin ikan-ikan itu fresh. ’’Ikan yang akan distok selalu saya periksa langsung. Saya utamakan kualitas. Ini saya lakukan tiap hari. Dari 2011 awal sampai saat ini,’’ ungkapnya.
Rahang tuna menjadi andalan Nasir dan istrinya. Olahannya bisa disesuaikan dengan selera pelanggan. Bisa dibakar rica. Sembari dibakar, rahang tuna dilabur sambal. Secara umum, teknik membakar ikan di AfishA sangat simpel. Ikan atau rahang tuna tidak perlu diungkep lebih dulu. Namun, setelah dibersihkan, dimarinasi sebentar ke dalam bumbu rahasia.
’’Dibakar bergantung konsumen. Pakai rica atau tidak. Proses pembakarannya tidak perlu lama. Kami memakai arang tempurung kelapa sebagai bahan bakar,’’ terang Nasir. Jenis olahan selain bakar adalah kuah asam dan woku.
Khusus sambal, Nasir menyediakan tiga pilihan. Dabu-dabu iris, rica goreng, dan rica bara. Dabu-dabu iris terdiri atas tomat, cabai, dan bawang yang diiris tipis. Disajikan fresh dengan campuran minyak.
Untuk sambal rica goreng, ada dua tahap pembuatan. Cabai, bawang, dan tomat direbus dulu. Setelah itu, diulek bersama. Barulah digoreng dalam minyak panas. Untuk sambal rica bara, prosesnya hampir sama. Bedanya, sambal yang ini tidak memakai tomat. Setelah semua bahan ditumbuk, tambahkan bara ke dalam sambal. Siap disajikan 10 menit kemudian.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
