Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Oktober 2026 | 17.37 WIB

Dari Bekas Zona Evakuasi Nuklir Fukushima, Kebun Anggur Kini Dorong Ekonomi dan Pariwisata Desa

Hideya Kitamura, direktur Kawauchi Winery, berbicara tentang kebun anggur di Kawauchi, Prefektur Fukushima, pada 1 Juli 2026. (Kyodo) - Image

Hideya Kitamura, direktur Kawauchi Winery, berbicara tentang kebun anggur di Kawauchi, Prefektur Fukushima, pada 1 Juli 2026. (Kyodo)

JawaPos.com - Kilang anggur di wilayah Fukushima yang pernah dievakuasi setelah bencana nuklir 2011 kini berupaya menjadi penggerak rekonstruksi masyarakat setempat. Kawauchi Winery di Desa Kawauchi terus memperluas penjualan sekaligus menarik perhatian sebagai destinasi wisata.

Dilansir dari Kyodo, Minggu (4/10), kebun anggur dan fasilitas Kawauchi Winery mulai mendapat perhatian wisatawan. Produk mereka juga telah dipasarkan ke sejumlah prefektur lain di Jepang.

"Usaha ini telah berkembang selama 10 tahun terakhir, tetapi masih banyak yang harus dilakukan," kata Hideya Kitamura, direktur Kawauchi Winery.

Desa Kawauchi merupakan salah satu wilayah yang dievakuasi setelah bencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi. Bencana tersebut dipicu gempa berkekuatan magnitudo 9,0 dan tsunami dahsyat pada 11 Maret 2011.

Pada 2016, warga dan relawan desa bersama-sama menanam sekitar 2.000 tanaman anggur di sebuah bukit dengan ketinggian sekitar 750 meter di atas permukaan laut.

Jumlah tanaman anggur kemudian meningkat menjadi 10.000 pada 2018.

Kawauchi Winery mulai beroperasi pada 2021 sebagai perusahaan patungan pemerintah dan swasta dengan investasi dari pemerintah desa. Setahun kemudian, kilang tersebut mulai menjual botol anggur produksinya.

Merek Kawauchi Winery kini telah tersedia di sejumlah toko di Prefektur Saitama, Chiba, dan Shizuoka.

Anggur yang diproduksi berasal dari buah yang dipanen di kebun setempat. Proses fermentasinya dilakukan oleh seorang staf yang sebelumnya mempelajari pembuatan anggur di Prefektur Aomori dan Yamanashi sebelum pindah ke Desa Kawauchi.

Pada awalnya, produk mereka sempat dianggap memiliki rasa "asam". Namun, cita rasa anggur semakin kuat seiring bertambahnya usia tanaman dan mulai memiliki karakter yang lebih khas karena dipengaruhi kondisi lingkungan setempat.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore