
Perjalanan darat Malang ke Banyuwangi jadi favorit wisatawan dan bisnis. Simak alternatif transportasi dan estimasi biayanya. (istimewa)
JawaPos.com - Perjalanan darat dari Malang ke Banyuwangi kerap menjadi pilihan utama bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis. Selain menjadi jalur penghubung ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, rute ini juga menawarkan pemandangan alam yang menarik, mulai dari pegunungan hingga pesisir.
Dengan jarak tempuh sekitar 300 kilometer, waktu perjalanan bisa bervariasi antara 6 hingga 9 jam, tergantung moda transportasi dan kondisi lalu lintas. Karena itu, memilih sarana transportasi yang tepat menjadi faktor penting agar perjalanan tetap nyaman dan efisien.
Mulai dari kereta api yang stabil, bus dengan banyak pilihan kelas, hingga travel dan kendaraan pribadi yang fleksibel, berikut berbagai alternatif transportasi darat Malang–Banyuwangi lengkap dengan estimasi biaya yang bisa menjadi pertimbangan sebelum berangkat.
1. Kereta Api: Favorit karena Nyaman dan Bebas Macet
Kereta api masih menjadi moda transportasi darat yang paling banyak dipilih untuk rute Malang–Banyuwangi. Selain relatif tepat waktu, penumpang bisa beristirahat dengan nyaman tanpa harus menghadapi kemacetan di jalan raya.
Beberapa kereta melayani rute ini dengan tujuan akhir Stasiun Ketapang, sehingga sangat praktis bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan ke Bali. Tersedia kelas ekonomi hingga eksekutif dengan fasilitas AC, kursi empuk, dan toilet di dalam kereta.
Estimasi biaya:
Kelas ekonomi: Rp 70.000 – Rp 120.000
Kelas eksekutif: Rp 200.000 – Rp 300.000
Waktu tempuh: 7–8 jam
2. Bus AKAP: Pilihan Fleksibel dengan Banyak Jadwal
Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) menawarkan fleksibilitas jadwal yang cukup tinggi, termasuk keberangkatan malam hari. Bus dapat dinaiki dari Terminal Arjosari Malang dengan tujuan Banyuwangi atau Ketapang.
Beragam operator menyediakan pilihan kelas, mulai dari ekonomi hingga sleeper atau eksekutif. Meski demikian, waktu tempuh bus sangat bergantung pada kondisi lalu lintas, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.
Estimasi biaya:
Bus ekonomi: Rp 80.000 – Rp 120.000

11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
Imran Nahumarury Angkat Bicara Usai Semen Padang Kalah dari Persib Bandung
BMKG Prediksi El Nino 2026 di Jatim Lemah, Tak Sekering 2023
Pengganti Bruno Moreira Sudah Ditemukan? Winger Rp 1,74 Miliar Ini Bikin Persebaya Surabaya Punya Senjata Baru
Rekomendasi 11 Kuliner Serba Kikil di Surabaya yang Empuk, Gurih dan Bumbu Khas yang Nendang
Jelajah 13 Kuliner Kebab di Surabaya yang Murah Meriah Isian Melimpah dan Rasa Juara
Masih Kekurangan Pegawai Terutama Guru, Pemkab Gresik Pastikan Tak Ada Pemecatan PPPK, Belanja Pegawai Hanya 29 Persen
Usai Kalahkan Australia, Ini Calon Lawan Timnas Futsal Indonesia di Semifinal AFF 2026
Update 4 Rumor Transfer Bintang Timnas Indonesia Musim Depan! Libatkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya dan PSV Eindhoven
