Rangakain kereta api jarak jauh tiba di Stasiun Jatinegara, Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Perjalanan dari Cirebon ke Jakarta masih menjadi salah satu rute favorit di jalur Pantura. Bukan hanya karena jaraknya yang relatif dekat, tetapi juga karena pilihan kereta api yang beragam, jam keberangkatan fleksibel, dan waktu tempuh yang cukup efisien.
Memasuki pekan kedua Januari, sejumlah kereta relasi Cirebon–Jakarta tercatat tetap stabil dari sisi okupansi, menandakan minat masyarakat menggunakan moda transportasi ini masih tinggi, apalagi di tanggal 16 lusa, merupakan tanggal merah alias hari libur.
Buat kamu yang sedang mencari referensi kereta api dari Cirebon ke Jakarta—baik untuk urusan kerja, kuliah, maupun sekadar pulang-pergi akhir pekan—berikut tujuh pilihan kereta yang bisa jadi andalan. Mulai dari kelas ekonomi hingga eksekutif, semuanya punya karakter dan jam perjalanan yang berbeda.
Kereta Sawunggalih menjadi pilihan menarik bagi penumpang yang ingin berangkat dari Cirebon pada sore hari. Kereta ini berangkat dari Stasiun Cirebon dan tiba di Stasiun Pasarsenen pada malam hari sekitar pukul 19.42 WIB.
Dengan harga tiket ekonomi sekitar Rp 110 ribu, Sawunggalih sering dipilih karena jadwalnya pas untuk penumpang yang selesai beraktivitas di sore hari dan ingin tiba di Jakarta tanpa terlalu larut malam.
Berangkat dari Stasiun Cirebon sekitar pukul 17.24 WIB, Tegal Bahari menjadi alternatif lain di kelas ekonomi. Kereta ini tiba di Stasiun Pasarsenen sekitar pukul 20.30 WIB. Harga tiketnya berada di kisaran Rp 165 ribu.
Meski waktu tempuh sedikit lebih panjang, Tegal Bahari tetap diminati karena jadwalnya konsisten dan cocok untuk penumpang reguler.
Bagi kamu yang lebih suka bepergian saat malam hingga dini hari, Senja Utama Solo bisa jadi opsi menarik. Kereta ini berangkat dari Stasiun Cirebon tengah malam dan tiba di Stasiun Pasarsenen sekitar pukul 02.51 WIB.
Harga tiket ekonomi sekitar Rp 265 ribu. Suasana perjalanan yang lebih lengang sering menjadi alasan kereta ini dipilih.
Masih di jam dini hari, ada Kereta Gajahwong yang berangkat dari Stasiun Cirebon sekitar pukul 01.50 WIB dan tiba di Stasiun Pasarsenen pukul 04.33 WIB.
Dengan tarif ekonomi sekitar Rp 225 ribu, Gajahwong cocok untuk penumpang yang ingin tiba di Jakarta pagi buta dan langsung melanjutkan aktivitas.
Untuk penumpang yang mengutamakan kenyamanan, Gajayana bisa jadi pilihan. Kereta kelas eksekutif ini berangkat dari Stasiun Cirebon tengah malam dan tiba di Stasiun Gambir sekitar pukul 03.05 WIB.
Harga tiketnya berkisar Rp 460 ribu. Fasilitas yang lebih eksklusif dan tujuan akhir di Gambir menjadi nilai tambah tersendiri.
Nama Taksaka sudah lama dikenal sebagai kereta eksekutif favorit di lintas Jawa. Dari Stasiun Cirebon, kereta ini berangkat tengah malam dan tiba di Stasiun Gambir sekitar pukul 03.15 WIB.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
