
Pacu Jalur. (Defizal/Riau Pos)
JawaPos.com — Pacu Jalur mendapat perhatian luar biasa tidak hanya oleh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Hal ini terbukti dari munculnya tren aura farming di TikTok yang menirukan Dhika, bocah Riau penari pacu jalur
Penari pacu jalur merupakan bagian dari perlombaan balap perahu dayung tradisional khas daerah Jalur, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.
Berada di bagian ujung perahu, penari pacu jalur menarik perhatian tidak hanya karena aksi beraninya menari di atas perahu yang sedang berjalan kencang. Namun juga karena gerakan tariannya yang khas dan unik.
Tarian khas para penari pacu jalur ini menjadi pembicaraan netizen global karena banyak diparodikan oleh pengguna media sosial di luar negeri.
Juga digunakan untuk selebrasi atlet-atlet klub sepak bola Eropa, misalnya (Paris Saint Germain) PSG dan AC Milan. Tak ketinggalan kekasih Taylor Swift, Travis Kalce yang merupakan pemain Football Amerika.
Pacu Jalur Diadakan di Bulan Agustus
Telah menjadi pesta rakyat kebanggan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, Pacu Jalur telah menjadi festival tahunan yang menarik perhatian tak hanya bagi masyarakat Riau tapi juga wisatawan lokal dan internasional.
Dilansir dari laman Pemkab Kuansing, Pacu Jalur pada mulanya merupakan alat transportasi air. Pada abad ke-17, belum ada banyak jalan dai akses transportasi darat di wilayah Jalur. Namun, kawasan yang berada di Kabupaten Kuantan Singingi itu memiliki banyak sungai.
Lantaran perahu dan sungai dianggap penting bagi masyarakat Kuantan Singingi, perahu pun tidak hanya dianggap sebagai alat transportasi, melainkan juga nilai sosial dan kebudayaan.
Hingga akhirnya untuk menjaga nilai budaya dan sosial masyarakat, perahu tidak hanya menjadi alat transportasi semata. Masyarakat pun menggelar lomba adu kecepatan perahu dengan mendayung dan hingga kini dikenal sebagai Pacu Jalur.
Awalnya perlombaan ini dilaksanakan untuk memperingati hari besar Islam. Namun lambat laun, pacu jalur juga diadakan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang berlangsung tiap bulan Agustus.
Saat zaman penjajahan Belanda, pacu jalur digunakan untuk merayakan ulang tahun Ratu Wilhelmina yang berlangsung setiap tanggal 31 Agustus.
Oleh sebab itu, kalau kamu ingin menonton festival pacu jalur, bulan Agustus adalah waktu yang tepat untuk berkunjung ke Kabupaten Kuantan Singingi.
Dilansir dari laman Kemenparekraf (sekarang Kementerian Pariwisata), festival pacu jalur diadakan di bulan Agustus dan biasanya berlangsung selama lima hari. Pada tahun 2024 lalu, pacu jalur dilaksanakan tanggal 21–25 Agustus.
Selain lomba, dalam Festival Pacu Jalur juga terdapat festival musik yang menghadirkan musisi lokal daerah hingga nasional.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
