Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 September 2023 | 22.24 WIB

Melihat Aktivitas Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Pascainsiden Suar

SEJAUH MATA MEMANDANG: Kondisi Lembaga Watangan setelah insiden suar yang membakar 504 hektare padang rumput dan perbukitan. Sebelumnya, kawasan itu hijau. - Image

SEJAUH MATA MEMANDANG: Kondisi Lembaga Watangan setelah insiden suar yang membakar 504 hektare padang rumput dan perbukitan. Sebelumnya, kawasan itu hijau.

Kok Sedih ya… Dulu Hijau Banget

Pengelola sudah membuka kembali Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) untuk wisatawan sejak Selasa (19/9). Lembah Watangan yang populer dengan nama Bukit Teletubbies menjadi titik yang paling banyak dikunjungi. Namun, kebakaran yang menghanguskan 504 hektare padang rumput dan bukit di kawasan tersebut membuat para pengunjung murung.

”SETELAH dilihat seperti ini, ternyata kok sedih ya. Dulu padahal waktu ke sini hijau banget. Kok bisa sampai kayak gini,” kata Indra sambil melemparkan pandangannya ke sekeliling Lembah Watangan. Jumat (22/9) sore itu, dia berwisata ke Bromo bersama Asri. Dengan ponsel, mereka mengabadikan pemandangan yang dulu hijau. Kini, sejauh mata memandang, yang mendominasi adalah rerumputan dan bukit yang hangus.

”Seharusnya kita bisa ikut sama-sama menjaga alam Bromo ini,” imbuh Indra. Dari nada suaranya, lelaki asal Semarang itu terdengar prihatin. Beberapa kali, dia menggumamkan kalimat yang sama. ”Boleh saja kita foto, tapi jangan sampai merusak alam. Tak perlu bawa api dan sebagainya,” katanya lagi.

Wajar jika Indra mendadak melankolis setelah menyaksikan langsung kondisi Lembah Watangan. Itu bukan kunjungan pertamanya ke Bromo. Dia dan Asri sudah beberapa kali melawat ke Bromo. Sebagai orang luar Jawa Timur, Bromo selalu menjadi daya tarik bagi mereka.

”Terakhir ke sini kayaknya sekitar 2020. Sebenernya beberapa bulan lalu juga ke Bromo, tapi nggak sampai sini. Cuman di kafe-kafe atas sana. Baru hari ini akhirnya bisa mampir sini,” urai Indra.

Lembah Watangan sebelum insiden suar memang sangat indah. Padang rumput dan bukit-bukitnya sangat hijau. Karena itulah, lembah tersebut dijuluki Bukit Teletubbies karena visualnya seperti bukit-bukit hijau dalam serial televisi untuk anak berjudul Teletubbies.

Insiden pemotretan pranikah menggunakan suar yang berakhir dengan kebakaran lahan selama berhari-hari melalap habis keindahan bukit-bukit hijau itu. Yang tersisa adalah rerumputan yang hangus dan bukit-bukit yang menghitam. Di beberapa titik terlihat bagian yang menguning dan kecokelatan dengan tanaman dan pepohonan yang kering. Memang masih ada sedikit titik hijau di area yang luput dari api.

Sore itu, saat Indra dan Asri mengakrabkan mata mereka dengan pemandangan baru Lembah Watangan, beberapa petugas sibuk membenahi pagar. Pembatas yang memisahkan area parkir dengan Bukit Teletubbies itu berantakan karena terimbas aktivitas pemadaman api beberapa waktu lalu.

Karena besarnya perhatian publik pada kebakaran di Bromo, pengelola TNBTS dan para mitra berusaha keras segera memadamkan api. Bantuan juga berdatangan dari banyak pihak untuk memadamkan api yang membesar dengan sangat cepat itu. Setelah seluruh titik api padam dan Lembah Watangan dinyatakan aman, pengelola langsung membuka kembali akses wisata untuk publik. Bersamaan dengan itu, pembenahan-pembenahan juga terus dilakukan.

Kebijakan pengelola TNBTS untuk kembali membuka wisatanya itu ternyata memang sudah sangat dinantikan publik. Seperti Indra dan Asri, mereka rata-rata tidak sabar melihat dengan mata kepala sendiri kondisi terkini Bukit Teletubbies.

Begitu sampai di lokasi yang dituju, reaksi mereka pun tidak jauh berbeda dengan Indra dan Asri. Mereka murung menyaksikan perubahan alam Bromo. Mereka sangat menyayangkan keteledoran yang harus dibayar mahal oleh TNBTS, khususnya Bukit Teletubbies. Apalagi, menghijaukan kembali area yang kini hangus tentu juga butuh waktu lama. (ama/c19/hep)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore