
Menhut Raja Juli Antoni bersama Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional Hashim Djojohadikusumo dalam rapat di Jakarta. (Kemenhut)
JawaPos.com–Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menarget 13 taman nasional menjadi kawasan konservasi kelas dunia. Dalam pelaksanaan program tersebut, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur (Jatim), menjadi piloting.
Selain TNBTS, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan, Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) di Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam rencana tersebut.
Khusus TNBTS yang sudah ditetapkan sebagai piloting, Raja Juli menyampaikan bahwa akan dilakukan revitalisasi besar-besaran. Agar berjalan dengan lancar, pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional.
Baca Juga:Pesan Gubernur Khofifah di May Day 2026: Kolaborasi Jadi Kunci Industri Maju dan Pekerja Sejahtera
Saat ini, Satgas tersebut tengah merumuskan langkah konkret untuk memperbaiki tata kelola taman nasional di Indonesia. Nantinya, kata Raja Juli, 13 taman nasional tersebut akan dijadikan proyek percontohan atau pilot project untuk dikembangkan menjadi kawasan konservasi berkelas dunia melalui skema pembiayaan inovatif.
Raja Juli memastikan, pengelolaan taman nasional harus mengedepankan prinsip keberlanjutan. Tidak hanya itu, dia ingin seluruh taman nasional di Indonesia wajib melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam ekosistem perlindungan hutan.
”Hampir mustahil kita bisa menjaga taman nasional kita tanpa bantuan masyarakat,” kata dia dalam keterangan resmi pada Jumat (1/5).
Baca Juga: 8 Jalur Gowes Favorit di Malang untuk Libur Panjang May Day: Dari Kebun Teh hingga Panorama Gunung
Menteri yang juga politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu pun menekankan pendekatan ecology before tourism dalam pengelolaan kawasan konservasi. Dia memastikan kehadiran Satgas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional bukan untuk mengkomersialkan taman nasional. Melainkan memprioritaskan kelestarian ekologi.
”Pendekatan yang kami dorong adalah menjaga dan melestarikan alam. Serta mengembangkan ekowisata berkelanjutan yang memberdayakan masyarakat,” ucap dia.
Dalam keterangan yang sama, Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional Hashim Djojohadikusumo menyampaikan bahwa kehadiran satgas tersebut untuk mendukung kabinet Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan tugas, khususnya terkait pengelolaan taman nasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022