Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Maret 2026, 13.43 WIB

Libur Lebaran 2026: Kuota Wisata Gunung Bromo Ditambah 1.000 Orang per Hari

Wisata Gunung Bromo ramai dikunjungi wisatawan saat libur panjang Lebaran 2026. Kuota harian ditambah 1.000 orang. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Wisata Gunung Bromo ramai dikunjungi wisatawan saat libur panjang Lebaran 2026. Kuota harian ditambah 1.000 orang. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menambah kuota kunjungan Gunung Bromo sebanyak 1.000 orang selama periode libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Kebijakan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Jawa Timur, mengingat Gunung Bromo selalu menjadi destinasi favorit yang ramai dikunjungi, terutama saat musim liburan panjang.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama mengatakan bahwa kebijakan penambahan kuota ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang Lebaran 2026.

"Khusus setiap momen libur panjang atau long weekend, kuota harian Gunung Bromp yang dibuka itu 3.572 orang, bertambah 1.000 orang dibandingkan kuota hari normal 2.752 orang," ucap Endrip, Minggu (22/3).

Tiket wisata Gunung Bromo bisa dibeli langsung melalui website resmi milik Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di https://bromotenggersemeru.id, selama kuota masih tersedia.

Untuk wisatawan nusantara, tiket Gunung Bromo dibanderol dengan harga Rp 79 ribu. Sementara wisatawan mancanegara Rp 255 ribu. Balai Besar TNBTS memprediksi puncak wisata di Gunung Bromo terjadi pada 22 - 23 Maret 2026.

"Bagi pengunjung Gunung Bromo yang menggunakan sepeda motor, pastikan kondisi kendaraannya prima karena jalur ke arah lokasi banyak tanjakan tajam dan turunan curam," sambungnya.

Untuk memperlancar akses ke Gunung Bromo, BB TNBTS telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah penumpukan kendaraan jeep wisata yang ditumpangi oleh pengunjung.

Sejumlah titik rawan kemacetan telah dipetakan dan akan diawasi secara ketat, antara lain di Sunrise View Point Simpang Dingklik, Pakis Bincil, Bukit Kedaluh, Watu Gedhe, serta Jemplang.

Selama masa libur panjang ini pihak pengelola kawasan Gunung Bromo menempatkan sebanyak 60 personel pengamanan gabungan. Penjagaan dilakukan di kawasan pintu masuk dan lokasi berpotensi macet.

"Selama libur panjang Lebaran, tim dari TNBTS juga dibantu oleh kepolisian, TNI, kecamatan, desa penyangga, Masyarakat Mitra Polisi Hutan (MMP), dan Masyarakat Peduli Api (MPA)," terang Endrip.

Seluruh pengunjung diharapkan menaati berbagai aturan yang berlaku guna memastikan keamanan, kenyamanan, serta keselamatan selama beraktivitas di kawasan wisata unggulan Gunung Bromo di Jawa Timur.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore