Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 00.30 WIB

Alibaba Bangun Ekosistem AI dari Cip hingga Pusat Data untuk Kejar Superinteligensi

Eddie Wu Yongming, CEO Alibaba Group, menyampaikan pidato utama dalam Apsara Conference di Hangzhou (SCMP) - Image

Eddie Wu Yongming, CEO Alibaba Group, menyampaikan pidato utama dalam Apsara Conference di Hangzhou (SCMP)

JawaPos.com - Alibaba Group memperluas ambisi kecerdasan buatannya dari pengembangan model menuju pembangunan seluruh infrastruktur yang menopangnya. Raksasa teknologi Tiongkok itu memperkenalkan cip AI Zhenwu V900, menyiapkan model Qwen dengan hingga 10 triliun parameter, serta menargetkan kapasitas pusat data Alibaba Cloud global melampaui 20 gigawatt pada 2032.

Langkah itu menunjukkan bahwa persaingan AI kini tidak hanya ditentukan oleh kemampuan perangkat lunak. Model berukuran semakin besar membutuhkan cip, pusat data, jaringan, energi, dan kapasitas komputasi yang juga terus diperluas. Alibaba menyebut model AI, cip AI, dan AI cloud sebagai tiga fondasi utama era kecerdasan mesin.

Dilansir dari South China Morning Post, Kamis (24/9/2026), Chairman Alibaba Joe Tsai mengatakan perusahaan berkomitmen membangun kemampuan AI secara menyeluruh. "Alibaba berinvestasi secara tegas dalam membangun AI full-stack agar AI bergerak dari terobosan teknologi menuju penciptaan nilai," ujarnya dalam pembukaan Apsara Conference di Hangzhou, Selasa.

CEO Alibaba Eddie Wu Yongming kemudian memaparkan peta jalan tersebut. Tim Qwen menyiapkan model Qwen 5 dengan 5 triliun hingga 10 triliun parameter untuk menangani tugas kompleks dalam waktu lebih panjang sebagai bagian dari upaya menuju artificial superintelligence (ASI) atau superinteligensi, yakni AI yang ditargetkan mampu menyamai atau melampaui kecerdasan manusia. 

"Seiring AI memiliki kemampuan yang semakin besar dan merambah berbagai bidang, perubahan mendasar sedang berlangsung: mesin mulai mengambil peran utama dalam proses berpikir," kata Wu.

Target tersebut sekaligus menunjukkan seberapa besar peningkatan kapasitas yang ingin dicapai Alibaba. Qwen 3.8-Max, model unggulan perusahaan saat ini, memiliki 2,4 triliun parameter dan menjadi sistem Tiongkok dengan skor tertinggi kedua dalam Artificial Analysis Intelligence Index. Sebagai pembanding, Kimi K3 milik Moonshot AI memiliki 2,8 triliun parameter dan disebut sebagai model open-weight terbesar di Tiongkok.

Rencana pengembangan Qwen yang dipresentasikan Liu Dayiheng, kepala proyek large language model Qwen di Alibaba Token Hub, mencakup Qwen 4, Qwen 4.5, dan Qwen 5. Dalam presentasinya, Liu juga menyoroti kemajuan recursive self-improvement melalui umpan balik empiris, sekaligus peningkatan kemampuan pada model suara, visi, dan multimodal.

Di sisi perangkat keras, Alibaba memperkenalkan Zhenwu V900 melalui anak usaha semikonduktornya, T-Head. Perusahaan menyebutnya "cip AI paling kuat di Tiongkok saat ini" dengan kinerja tiga kali lipat dibanding Zhenwu M890. Satu klaster dapat menghubungkan hingga 500.000 cip untuk pelatihan dan inferensi model AI terdepan. Produksi massal dan ketersediaan komersial dijadwalkan pada kuartal I 2027

T-Head juga menyiapkan V900 dengan memori bandwidth tinggi 216 gigabita dan bandwidth antarcip 1,2 terabita per detik. Pengembangan cip hingga 2028 akan berlanjut dengan Zhenwu J900, sementara lini CPU Yitian 720 dan Yitian 730 disiapkan untuk menangani tugas agentic AI.

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore