
Ilustrasi lulusan perguruan tinggi. (Istimewa)
JawaPos.com - Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin mengubah lanskap dunia kerja. Di berbagai sektor industri, perusahaan kini tidak hanya mencari lulusan dengan nilai akademik yang baik, tetapi juga individu yang mampu memanfaatkan teknologi, beradaptasi dengan transformasi digital, serta memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan AI.
Perubahan tersebut ikut memengaruhi cara calon mahasiswa memilih perguruan tinggi. Selain mempertimbangkan program studi dan reputasi akademik, banyak yang kini mencari kampus yang mampu membekali mahasiswa dengan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan industri masa depan.
Fenomena itu terlihat dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru di Binus University. Mereka mengikuti berbagai tahap, mulai dari konsultasi, seleksi, hingga memperoleh informasi mengenai program studi dan peluang pendidikan yang tersedia.
Seperti diketahui di Binus sendiri terdapat program beasiswa yang nilainya mencapai 100 persen sehingga menjadi salah satu faktor yang menarik perhatian calon mahasiswa.
Di tengah pesatnya perkembangan AI, kebutuhan dunia kerja juga terus berubah. Karena itu, kualitas pembelajaran, kedekatan dengan industri, serta kesempatan memperoleh pengalaman internasional menjadi sejumlah aspek yang kini semakin diperhatikan oleh calon mahasiswa dan orang tua saat menentukan pilihan perguruan tinggi.
Perubahan kebutuhan tersebut mendorong berbagai perguruan tinggi melakukan penyesuaian. Salah satunya melalui penguatan kurikulum yang memasukkan teknologi digital dan AI sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk mempersiapkan lulusan menghadapi tuntutan industri.
Rektor Binus University Nelly mengatakan, tingginya minat masyarakat menunjukkan semakin besarnya kebutuhan akan pendidikan tinggi yang mampu menjawab tantangan masa depan. "Kami melihat semakin banyak generasi muda yang memiliki aspirasi besar untuk berkembang di tingkat global," ujar dia.
Sebagai bagian dari penyesuaian terhadap perkembangan teknologi, universitas sendiri telah mengintegrasikan pembelajaran berbasis AI dan transformasi digital ke dalam ekosistem pendidikannya. Langkah tersebut dipadukan dengan kolaborasi bersama industri agar mahasiswa memperoleh pengalaman yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurut dia, pendekatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi, karakter, dan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022