
Ilustrasi bangunan keramik dengan teknologi Perla Effect . (Istimewa)
JawaPos.com - Perkembangan teknologi material tidak hanya berfokus pada peningkatan kekuatan dan daya tahan, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang lebih menarik. Salah satu inovasi yang mulai diterapkan di industri keramik adalah perla effect atau efek kilau menyerupai mutiara, yang memungkinkan permukaan keramik menampilkan pantulan warna berbeda ketika terkena cahaya dari berbagai arah.
Teknologi tersebut memanfaatkan karakter permukaan yang mampu menghasilkan efek optik dinamis. Saat terpapar cahaya alami maupun pencahayaan buatan, tampilan keramik dapat berubah mengikuti sudut pandang sehingga menciptakan dimensi visual tanpa memerlukan tambahan elemen dekoratif.
Menurut Jali Wijaya, Marketing Director PT Platinum Ceramics Industry, tren tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin memperhatikan detail dalam memilih material interior.
"Kami percaya bahwa keramik tidak lagi sekadar menjadi material pelapis lantai atau dinding, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter sebuah ruang. Untuk itu, dengan Asia Tile yakni Elise Harmony dengan perla effect, terdapat inovasi yang mampu memberikan pengalaman visual yang berbeda sekaligus tetap mengedepankan kualitas yang dapat diandalkan,” kata Jali di Jakarta.
Penerapan teknologi perla effect dihadirkan melalui koleksi Elise Harmony berukuran 25x40 sentimeter. Berbeda dari keramik dengan permukaan konvensional, lapisan ini menghasilkan pantulan warna lembut menyerupai mutiara, seperti hijau, merah muda, hingga ungu, yang muncul ketika cahaya mengenai permukaan keramik. Efek optik tersebut membuat tampilan ruang dapat berubah sesuai kondisi pencahayaan tanpa menghilangkan kesan elegan.
"Bagi kami, inovasi bukan hanya menghadirkan motif baru, tetapi bagaimana sebuah material mampu menciptakan pengalaman visual yang berbeda. Efek kilau yang lembut memberikan dimensi baru pada ruangan tanpa membuat tampilannya terasa berlebihan," ujar Jali menambahkan.
Dari sisi penerapan, karakter visual yang dihasilkan teknologi tersebut dinilai dapat mendukung berbagai konsep desain interior, mulai dari klasik, kontemporer, hingga minimalis modern. Motifnya juga dirancang agar mudah dipadukan dengan berbagai jenis furnitur maupun dekorasi sehingga dapat berfungsi sebagai elemen utama ataupun pelengkap dalam ruangan.
Selain digunakan di area hunian seperti ruang tamu, dapur, kamar mandi, dan teras, teknologi permukaan ini juga dinilai sesuai diterapkan pada ruang komersial, termasuk kafe maupun butik, yang mengandalkan pengalaman visual sebagai salah satu daya tarik bagi pengunjung.
Pengembangan teknologi material juga menjadi bagian dari strategi industri keramik dalam mengikuti perubahan tren desain interior. Asia Tile menyebut inovasi motif, tekstur, hingga teknologi permukaan terus dikembangkan untuk menyesuaikan kebutuhan pasar.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
