Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 00.20 WIB

Inovasi AI di Pabrik Keramik Percepat Kontrol Kualitas

Liem May Tjoe, CEO of Platinum Ceramics Group saat ditemui di Indo Build Tech Expo. (Nanda Prayoga/JawaPos.com) - Image

Liem May Tjoe, CEO of Platinum Ceramics Group saat ditemui di Indo Build Tech Expo. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) kini semakin luas di berbagai sektor industri, termasuk industri keramik. Teknologi ini mulai diadopsi untuk mendukung proses produksi lebih efisien dan meningkatkan akurasi pengendalian kualitas.

Selain itu, AI mempercepat pengembangan desain supaya mampu menjawab kebutuhan pasar yang selalu berubah. Industri manufaktur menghadapi persaingan ketat sehingga penerapan AI jadi strategi penting untuk tingkatan daya saing.

Melalui analisis data dan otomatisasi proses, pelaku industri dapat mengoptimalkan produktivitas dan menekan potensi kesalahan produksi. Hal ini juga membuat produk lebih inovatif dan sesuai dengan permintaan konsumen di pasar.

Platinum Ceramics Group mulai menerapkan teknologi AI di pabrik mereka sebagai contoh nyata pemanfaatan tersebut.

“Kalau produksi sama kualitas kelihatannya AI ada sedikit di pabrik sih, kayak kita ngecek apa tuh defect-defect motif gitu kita pakai AI sedikit, tapi memang belum banyak lah kalau di industri keramik.

Desain kadang-kadang kita ada memanfaatkan AI dikit, tapi tetap mesti harus ada adjustment dari desainer,” kata Liem May Tjoe, CEO of Platinum Ceramics Group saat ditemui di Indo Build Tech Expo, ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (8/7).

Meski begitu, Liem mengakui hingga saat ini industri keramik belum bisa memanfaatkan 100 persen teknologi AI karena tools terkait masih sedikit. Namun, ia tak memungkiri perusahaan akan mulai banyak menggunakan AI beberapa tahun ke depan saat tools sudah lengkap.

“Mungkin kita bisa manfaatin AI dengan lebih bagus lagi. Tapi kalau yang sudah ada ini sudah membantu juga untuk kayak monitor defect segala itu membantu karena kan enggak pakai manual manusia kan.

Jadi begitu ini, oh ini cacat nih motifnya gitu langsung ke-reject, itu membantu,” ungkap dia.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore