
Kacamata AI Meta menuai kontroversi terkait kekhawatiran privasi pengguna (The Verge)
JawaPos.com - Apple tengah menyiapkan langkah baru dalam persaingan perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan mengembangkan kacamata pintar yang mengutamakan perlindungan privasi.
Produk yang direncanakan diperkenalkan pada ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2027 itu menjadi upaya Apple memasuki pasar yang telah lebih dulu dibentuk oleh Meta, tetapi juga menghadapi sorotan publik akibat kekhawatiran terhadap kamera dan kemampuan perekaman tersembunyi pada perangkat sejenis.
Kehadiran kacamata pintar menjadi salah satu medan baru dalam perkembangan teknologi AI karena perangkat tersebut menggabungkan kamera, mikrofon, asisten digital, dan kemampuan komputasi langsung dalam bentuk yang dapat digunakan sehari-hari. Namun, semakin dekat teknologi dengan aktivitas manusia, semakin besar pula pertanyaan mengenai bagaimana data pengguna dikumpulkan, diproses, dan dimanfaatkan.
Dilansir dari The Verge, Senin (27/7/2026), Apple disebut masih mematangkan strategi privasi sebelum memperkenalkan kacamata pintarnya. Menurut laporan Mark Gurman dari Bloomberg, perusahaan berupaya memastikan perangkat tersebut tidak merusak reputasi Apple yang selama lebih dari satu dekade menjadikan privasi sebagai salah satu nilai utama produknya.
Baca Juga:Mitsubishi Motors Tancap Gas Produksi Robot Humanoid, Jepang Bidik Produksi Massal AI Fisik
Dalam laporannya, Gurman menegaskan, "Perusahaan telah menghabiskan lebih dari satu dekade menjadikan privasi sebagai salah satu pesan utama produknya. Sekadar memasuki kategori yang sama dengan Meta berisiko mengikis reputasi tersebut, terlepas dari seberapa berbeda pendekatan Apple."
Karena itu, Apple disebut akan mengandalkan pemrosesan data langsung di perangkat (on-device processing) sehingga informasi pengguna tidak perlu dikirim ke server. Selain itu, perusahaan diperkirakan tidak akan menyematkan fitur yang paling kontroversial, seperti pengenalan wajah, perekaman yang selalu aktif sebagaimana konsep "super sensing" milik Meta, maupun penggunaan rekaman pelanggan untuk melatih model AI.
Laporan MacRumors juga menyebut Apple sedang menguji berbagai fitur privasi baru pada sisi perangkat keras maupun perangkat lunak yang belum tersedia pada produk sejenis saat ini. Materi pemasaran perusahaan diperkirakan akan menonjolkan keunggulan perlindungan privasi tersebut sebagai pembeda utama dibandingkan produk pesaing seperti Meta Ray-Ban.
Bahkan, menurut Gurman, Apple sempat mempertimbangkan beberapa pendekatan yang lebih ekstrem. Salah satunya adalah menghadirkan kacamata pintar dengan kamera yang hanya berfungsi membantu fitur AI tanpa dapat mengambil foto ataupun merekam video. Apple bahkan disebut pernah menguji versi awal kacamata pintar tanpa kamera sama sekali, sebagai upaya menjawab kekhawatiran publik terhadap risiko perekaman tanpa izin.
Meski demikian, skenario yang saat ini dinilai paling mungkin adalah Apple tetap membekali perangkat tersebut dengan kamera, namun disertai perlindungan privasi yang lebih ketat. Pendekatan itu dinilai memungkinkan perusahaan tetap menghadirkan pengalaman AI modern tanpa mengorbankan citra yang selama ini dibangun sebagai pelindung data pengguna.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022