
Ilustrasi logo Microsoft. (The Guardian)
JawaPos.com - Microsoft membentuk unit bisnis baru bernama Microsoft Frontier Company untuk mempercepat implementasi kecerdasan buatan (AI) di kalangan pelanggan korporasi.
Perusahaan menggelontorkan investasi senilai USD 2,5 miliar atau sekitar Rp 45 triliun guna mendukung inisiatif tersebut.
Langkah ini juga diperkuat dengan pengerahan sekitar 6.000 tenaga ahli yang terdiri atas insinyur dan pakar industri. Mereka akan membantu perusahaan mengadopsi teknologi AI menggunakan berbagai solusi yang telah dikembangkan Microsoft.
Adapun hal dilakukan di tengah meningkatnya biaya pengembangan dan operasional AI yang mendorong banyak perusahaan teknologi mencari cara untuk menekan pengeluaran.
CEO Microsoft Commercial Business, Judson Althoff, mengatakan organisasi baru tersebut tidak sekadar mengusung konsep Forward Deployed Engineer (FDE) yang belakangan banyak diterapkan perusahaan teknologi.
Menurutnya, Microsoft Frontier Company dibangun dengan cakupan yang lebih luas dan berorientasi pada hasil implementasi AI di dunia bisnis.
"Ini melampaui apa yang selama ini dikenal sebagai Forward-Deployed Engineering dan akan menjadi organisasi teknik terbesar, paling mumpuni, serta paling berorientasi pada hasil di industri," ujar Althoff dalam pernyataannya seperti dikutip dari TechCrunch.
Meski demikian, model yang diusung Microsoft dinilai memiliki kemiripan dengan berbagai inisiatif implementasi AI yang belakangan diperkenalkan sejumlah raksasa teknologi.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
