
Ilustrasi era AI orang tua harus juga tetap secara ketat mengawasi aktivitas anak. (Kenmare Tyres)
JawaPos.com - Di tengah maraknya hoaks, penipuan online, hingga konten manipulatif berbasis kecerdasan buatan (AI), kemampuan memilah informasi menjadi keterampilan yang semakin penting bagi anak-anak.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menilai guru dan orang tua kini memegang peran krusial sebagai garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari berbagai risiko di ruang digital yang kian kompleks.
Saat ini semakin sulitnya membedakan informasi asli dan palsu di era digital, terutama dengan maraknya penipuan online, hoaks, hingga konten manipulatif berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Karena itu, peran guru dan orang tua dinilai semakin penting dalam mendampingi anak saat beraktivitas di internet.
Kepala BPSDM Komunikasi dan Digital, Boni Pudjianto, menyebut guru memiliki posisi strategis sebagai pelindung anak dari berbagai ancaman di ruang digital, termasuk scam digital dan penyebaran informasi menyesatkan yang kini semakin masif.
"Bapak/Ibu guru harus membagikan kepada anak didik mengenai bagaimana kita bisa membedakan hal-hal positif dan negatif, khususnya informasi yang tidak benar," ujarnya di Jakarta, dikutip Jumat (29/5).
Ia menilai tugas guru saat ini tidak berhenti pada proses transfer ilmu pengetahuan semata, melainkan juga sebagai pembimbing yang membantu membentuk karakter anak agar mampu menghadapi tantangan dunia digital dengan bijak.
“Guru menjadi pemegang kunci utama atau peran pokok yang sangat strategis. Guru bukan hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tapi juga pendamping dan pembentuk karakter anak dalam menghadapi dinamika di era digital,” lanjutnya.
Menurut Boni, keterlibatan aktif guru diharapkan dapat menciptakan budaya bermedia digital yang lebih sehat, aman, dan bertanggung jawab sehingga anak-anak dapat beraktivitas di internet secara nyaman dan terlindungi.
“Inklusifitas bukan hanya menghadirkan konektivitas atau akses, tetapi juga memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berpartisipasi, berekspresi, dan terlindungi di ruang digital,” ujar Boni.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
