
Ilustrasi Manipulasi Digital (Freepik)
JawaPos.com - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah cara manusia menciptakan dan mengonsumsi informasi.
Teknologi ini kini mampu menghasilkan teks, gambar, video, hingga suara yang terlihat semakin realistis dan sulit dibedakan dari karya manusia asli.
Di satu sisi, AI memberikan banyak manfaat dalam dunia pendidikan, bisnis, hingga industri kreatif karena mampu meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses produksi konten.
Namun di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga memunculkan berbagai risiko baru, seperti penyebaran hoaks, manipulasi informasi, penipuan digital, hingga deepfake yang dapat merugikan masyarakat luas.
Karena itu, kemampuan mengenali konten yang dihasilkan AI menjadi semakin penting di era digital saat ini.
Dengan memahami ciri-ciri dasar konten buatan AI, Anda dapat lebih bijak dalam menyaring informasi dan menghindari manipulasi digital yang menyesatkan.
Simak selengkapnya yang dirangkum dari Capitol Technology University pada Sabtu (23/06).
Model AI modern kini mampu mempelajari pola bahasa, visual, hingga suara manusia dalam jumlah besar.
Hal tersebut membuat hasil yang diciptakan terlihat semakin natural dan meyakinkan.
Bahkan, beberapa konten AI dapat menyerupai gaya penulisan manusia maupun menghasilkan gambar realistis hanya dalam hitungan detik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022