
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (Didik Setiawan/ Pewarta Foto Indonesia)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus mempercepat penghapusan wilayah blank spot dengan mengombinasikan berbagai teknologi konektivitas seperti jaringan fiber optik, pembangunan Base Transceiver Station (BTS), hingga pemanfaatan satelit untuk menjangkau kawasan 3T serta area nonkomersial.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria mengatakan satelit Low Earth Orbit (LEO) menjadi salah satu alternatif penting untuk memperluas akses internet di daerah terpencil maupun lokasi terdampak bencana yang sulit dijangkau jaringan telekomunikasi berbasis darat.
“LEO itu salah satu opsi. Jadi ada banyak pilihan, mulai dari fiber optik hingga BTS, tergantung kondisi lapangan di daerah 3T tersebut,” ujar Wamen Nezar saat menerima audiensi Obviously Sustainable di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (22/5).
Ia menuturkan pemerintah terus melakukan kajian terhadap teknologi yang paling sesuai untuk mempercepat pemerataan akses digital di seluruh wilayah Indonesia.
Namun demikian, Nezar menegaskan bahwa penggunaan teknologi LEO bukan untuk menggantikan seluruh infrastruktur telekomunikasi yang telah ada saat ini.
“LEO ini juga punya beberapa keterbatasan. Kalau ada gangguan atau terhalang awan, latensinya akan terpengaruh. Tapi dia efektif sekali di laut atau pegunungan,” jelasnya.
Menurut Nezar, layanan berbasis satelit orbit rendah tersebut sudah pernah diterapkan secara terbatas untuk mendukung komunikasi di wilayah bencana maupun daerah yang benar-benar belum tersentuh jaringan telekomunikasi konvensional.
“Kita sudah coba di wilayah bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar waktu itu. Perangkat LEO dibagikan ke daerah-daerah terpencil yang tidak bisa dijangkau sama sekali dan komunikasinya bagus sekali. Kita bisa terhubung, bahkan bisa digunakan untuk video call,” tuturnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur digital nasional tetap akan mengandalkan perpaduan berbagai teknologi konektivitas, mulai dari fiber optik, BTS, hingga satelit, yang disesuaikan dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan banyak kawasan pegunungan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Venezia: Fisik Adrien Rabiot Belum Siap, Rafael Leao Absen
