Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Mei 2026 | 18.52 WIB

Penyebab Followers Instagram Turun Tajam Akhir-akhir Ini

Ilustrasi jumlah follower instagram. (Istimewa) - Image

Ilustrasi jumlah follower instagram. (Istimewa)

JawaPos.com - Jumlah pengikut Instagram dilaporkan turun drastis dalam beberapa hari terakhir dan memicu ramai perbincangan di media sosial. Banyak pengguna, mulai dari akun pribadi hingga selebritas dunia, mengaku kehilangan ribuan hingga jutaan followers dalam waktu singkat.

Fenomena ini memunculkan dugaan bahwa Instagram tengah melakukan pembersihan besar-besaran terhadap akun bot, spam, dan akun tidak aktif. Penurunan jumlah pengikut terjadi secara luas di berbagai negara sehingga dianggap sebagai bagian dari langkah global platform milik Meta Platforms untuk meningkatkan kualitas ekosistem digitalnya.

Salah satu figur publik yang disebut terdampak adalah Kylie Jenner. Sejumlah laporan menyebut akun miliknya kehilangan jutaan pengikut selama proses pembersihan berlangsung.

Bagi kreator dan figur publik, jumlah followers menjadi indikator penting karena berkaitan dengan tingkat pengaruh, nilai kerja sama dengan brand, hingga engagement audiens. Karena itu, penurunan besar-besaran ini langsung memicu perhatian luas di kalangan pengguna media sosial.

Meski belum ada penjelasan resmi terkait gelombang penurunan terbaru, Instagram memang diketahui rutin menghapus akun palsu dan akun non-organik sebagai bagian dari kebijakan moderasi platform. Langkah tersebut bertujuan menjaga autentisitas interaksi serta mengurangi spam.

Aktivitas pembersihan besar-besaran terhadap akun spam dan bot ini dikenal dengan nama bot purge. Hal ini terlihat dari banyaknya pengguna aplikasi yang menyadari jumlah pengikut mereka tiba-tiba menurun.

Mengutip laporan Yahoo! pada 7 Mei 2026, pembersihan ini terjadi setelah Instagram memperluas kebijakan konten orisinal mulai 5 Mei 2026. Platform itu disebut tidak lagi merekomendasikan akun yang mayoritas mengunggah ulang konten milik orang lain.

Selain itu, beredar laporan mengenai penggunaan sistem moderasi berbasis artificial intelligence (AI) baru untuk mendeteksi perilaku tidak autentik dan aktivitas terkoordinasi di platform.

Dampaknya turut dirasakan kreator kecil hingga menengah yang mengandalkan interaksi media sosial untuk membangun audiens. Beberapa pengguna mengaku kehilangan sekitar 2 hingga 5 persen dari total pengikut mereka hanya dalam semalam.

Topik ini pun ramai dibahas di berbagai platform seperti Threads dan X, bahkan disebut-sebut sebagai “Great Purge of 2026” oleh warganet.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore