
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (Instagram @meutya_hafid)
JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa perempuan dan anak kini semakin rentan menjadi sasaran kejahatan di ruang digital, mulai dari praktik sextortion, penipuan berbasis manipulasi konten, hingga perdagangan manusia.
Ia menilai ancaman tersebut tidak lagi bisa dianggap sekadar gangguan di internet, melainkan sudah menjadi isu keselamatan yang membutuhkan perlindungan lebih serius dan tegas.
Meutya mengungkapkan bahwa perkembangan kejahatan siber berjalan semakin cepat, didorong oleh kemudahan penyebaran konten serta anonimitas pelaku.
“Ranah digital mempermudah orang melakukan pemerasan, penipuan, human trafficking, terhadap perempuan. Ini menunjukkan bahwa kita harus sama-sama melindungi perempuan di ruang digital,” ujarnya di Jakarta, dikutip Selasa (21/4).
Sebagai respons atas kondisi tersebut, pemerintah telah memberlakukan kebijakan pembatasan kepemilikan akun digital bagi anak di bawah usia 16 tahun sejak Maret 2025.
Dengan langkah ini, Indonesia menjadi negara kedua setelah Australia yang menerapkan kebijakan serupa.
“Kami bukan membatasi akses internetnya, tetapi akses anak memiliki akun sendiri sampai usia 16 tahun. Ini untuk memproteksi anak-anak, dari bahaya yang nyata terhadap mereka ketika belum siap di ruang digital yang begitu luas,” tegas Meutya Hafid.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut didasari kekhawatiran atas tingginya penggunaan internet di kalangan anak, yang berisiko berdampak pada kesehatan mental, fokus belajar, serta meningkatkan paparan terhadap konten berbahaya.
Saat ini, tercatat sekitar 19 negara mulai mempertimbangkan kebijakan serupa dengan merujuk pada penerapan di Indonesia.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
