
Ilustrasi teknologi kecerdasan buatan. (Miles IT).
JawaPos.com - Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) terus mendorong percepatan transformasi digital di berbagai sektor. Dari efisiensi operasional hingga analisis data yang lebih presisi, AI kini menjadi fondasi penting dalam strategi bisnis modern.
Namun di balik peluang besar tersebut, muncul ancaman baru yang tidak bisa diabaikan. Tren AI yang semakin masif justru berjalan beriringan dengan meningkatnya risiko siber, seiring kompleksitas infrastruktur teknologi yang terus bertambah.
“Banyak perusahaan fokus memanfaatkan AI untuk efisiensi, tapi lupa bahwa teknologi yang sama juga digunakan oleh hacker. Pertanyaannya bukan lagi apakah akan diserang, tapi kapan,” ujar Clara Hsu, Indonesia Country Manager Synology Inc. di acara media gathering di Jakarta, Selasa (14/4).
Menurutnya, AI kini bukan lagi teknologi eksperimental. Investasi global yang terus meningkat menandakan bahwa AI telah menjadi motor utama percepatan digitalisasi.
Namun, di saat yang sama, AI juga dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk meningkatkan efektivitas serangan. Proses yang sebelumnya dilakukan manual kini dapat diotomatisasi, mulai dari pemetaan sistem hingga penyusunan pola serangan.
“AI membuat serangan menjadi lebih cepat, lebih personal, dan lebih sulit dideteksi. Ini yang membuat ancaman siber hari ini jauh berbeda dari sebelumnya,” jelas Clara.
Metode serangan seperti phishing, pencurian kredensial, dan ransomware masih menjadi ancaman utama. Namun, pendekatannya kini jauh lebih canggih.
Dengan bantuan AI, serangan phishing dapat dirancang sangat personal, mulai dari meniru gaya komunikasi hingga menyesuaikan konteks pekerjaan target. Hal ini membuat korban lebih mudah terkecoh.
Tak berhenti di situ, setelah berhasil masuk ke sistem, pelaku kerap tidak langsung menyerang. Mereka justru menunggu waktu paling krusial, seperti periode sibuk bisnis, untuk meluncurkan serangan ransomware agar dampaknya maksimal.
Ancaman siber kini tidak lagi mengenal skala. Sektor finansial, pemerintahan, manufaktur hingga kesehatan sama-sama menghadapi risiko yang tinggi.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
