Robot humanoid yang diproduksi oleh Novautek Autonomous Driving dipamerkan dalam sebuah pameran teknologi di Hong Kong, Senin (13 April 2026) (AP News)
JawaPos.com - Hong Kong menjelma menjadi panggung demonstrasi ambisi teknologi Tiongkok, ketika lebih dari 100 robot, termasuk humanoid dipamerkan dengan kemampuan yang semakin menyerupai manusia. Dari percakapan dua bahasa hingga simulasi aksi fisik seperti tinju, pameran di Hong Kong Convention and Exhibition Center ini menegaskan bahwa perlombaan kecerdasan buatan global telah memasuki fase baru yang lebih kompetitif dan aplikatif.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah robot X2 Ultra buatan AGIBOT Innovation (Shanghai) Technology Co.. Robot seukuran siswa sekolah dasar itu mampu bernyanyi, berbicara dalam bahasa Mandarin dan Inggris, serta menjawab pertanyaan audiens secara langsung, mencerminkan integrasi kecerdasan bahasa yang semakin kompleks.
Dilansir dari AP News, Selasa (14/4/2026), robot tersebut bahkan mampu mengamati lingkungan sekitarnya secara detail. Dalam demonstrasi, robot itu mengatakan, "seorang perempuan memegang telepon, seorang perempuan memegang tas dan telepon, seorang pria memegang kamera." Kemampuan ini mencerminkan kemajuan pada teknologi visi komputer dan pemrosesan bahasa alami.
Selain itu, ketika ditanya mengenai hobi, robot tersebut menjawab dengan daftar aktivitas yang luas, mulai dari olahraga, menari, hingga mempelajari teknologi dan mendengarkan musik. Respons ini menunjukkan upaya pengembang untuk menghadirkan kepribadian buatan yang lebih natural dalam interaksi sehari-hari.
Calvin Chiu, Chief Operating Officer Novautek Autonomous Driving, menegaskan potensi sosial robot tersebut. "Robot ini dapat memberikan kepuasan emosional kepada manusia melalui percakapan dan berfungsi sebagai pengajar bagi lansia maupun anak-anak. Robot itu akan seperti seorang teman."
Perkembangan ini berlangsung di tengah persaingan teknologi antara Tiongkok dan Amerika Serikat yang semakin intens. Pemerintah Beijing melalui rencana lima tahunan 2026–2030 menegaskan komitmen untuk menargetkan "garis depan sains dan teknologi," termasuk percepatan pengembangan robot humanoid dan aplikasinya.
Data resmi menunjukkan bahwa pada 2025, Tiongkok memiliki lebih dari 140 produsen robot humanoid dengan lebih dari 330 model. Lembaga riset Omdia mencatat tiga perusahaan, AGIBOT, Unitree Robotics, dan UBTech Robotics Corp. sebagai vendor tingkat pertama global berdasarkan volume pengiriman.
Di sisi lain, kemampuan robot yang dipamerkan juga semakin beragam. Sejumlah robot mampu melakukan aksi fisik seperti bertinju, salto depan, melukis dengan pasir, hingga simulasi patroli keamanan. Robert Chan dari EngineAI menyatakan perusahaannya akan membuka dua pabrik baru di Tiongkok untuk produksi massal tahun ini.
Chan juga menyoroti keunggulan Tiongkok dalam efisiensi biaya dan kolaborasi industri. Dia menilai pola berbagi pengetahuan antarperusahaan menjadi faktor penting, berbeda dengan pendekatan di Amerika Serikat dan Eropa yang cenderung lebih tertutup dalam pengembangan teknologi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022