
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, melakukan peninjauan langsung ke Posko Monitoring Telekomunikasi di Bandara Soekarno-Hatta. (dok.Komdigi)
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mendorong para pegiat internet komunitas untuk tidak hanya membangun jaringan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait pemanfaatan teknologi, khususnya dalam kondisi darurat.
Ajakan tersebut disampaikan Nezar saat menghadiri kegiatan School of Community Networks Indonesia yang digelar di Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, Nezar menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai cara mempertahankan konektivitas ketika jaringan komunikasi dan pasokan listrik mengalami gangguan. Ia menilai, masyarakat perlu dikenalkan pada solusi teknologi alternatif yang tidak sepenuhnya bergantung pada infrastruktur konvensional.
"Kita perlu memberikan edukasi kepada masyarakat, mungkin ada terobosan teknologi di tengah keadaan darurat. Walaupun kita menggunakan Starlink, tapi jika energinya tidak ada, kita mungkin bisa menggunakan panel surya untuk bisa terkoneksi," ujar Nezar.
Menurutnya, internet saat ini telah menjadi kebutuhan dasar layaknya udara, keberadaannya sering luput disadari, namun perannya sangat krusial dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai vital konektivitas tersebut baru benar-benar dirasakan ketika akses komunikasi terputus, seperti yang dialami sejumlah wilayah terdampak banjir di Sumatera.
"Di daerah bencana, ternyata selain air, makanan, dan listrik, telekomunikasi menjadi kebutuhan yang sangat luar biasa. Begitu internet terputus, kita baru sadar kita dalam keadaan yang kritis," katanya.
Berkaca pada pengalaman penanganan pascabencana banjir di Provinsi Aceh, Nezar mengungkapkan berbagai tantangan di lapangan, mulai dari sungai yang meluap akibat pendangkalan hingga terputusnya jembatan yang mengisolasi daerah tertentu, seperti Bener Meriah dan Bireuen.
Situasi tersebut berdampak pada terhambatnya perbaikan jaringan listrik dan menara BTS yang rusak, sehingga keterlibatan komunitas lokal menjadi elemen krusial dalam proses pemulihan.
"Strategi pemulihan jaringan telekomunikasi dalam keadaan bencana harus melibatkan semua stakeholder. Tidak bisa diserahkan hanya kepada pemerintah saja, karena dalam keadaan darurat, partisipasi semua pihak menjadi sangat strategis," jelas Nezar.
Ia pun menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak guna mempercepat pembangunan infrastruktur digital yang inklusif dan berkelanjutan.
"Apa yang rekan-rekan lakukan sangat penting dalam rangka memperkuat ketangguhan infrastruktur telekomunikasi kita. Pemerintah membuka kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan nasional no one left behind dalam transformasi digital bisa tercapai," tutup Nezar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022