
Paket baterai lithium ion untuk mobil listrik e-Golf di pabrik Volkswagen di Dresden, Jerman. Sumber Foto: Krisztian Bocsi/Bloomberg/Getty Images
JawaPos.com - Baterai lithium rentan meledak karena mudah mengalami thermal runaway, yaitu reaksi berantai panas yang tidak terkendali akibat suhu berlebih yang menyebabkan dekomposisi internal. Kondisi ini sering dipicu oleh pengisian daya berlebihan, kerusakan fisik, suhu tinggi, atau cacat produksi.
Kejadian Terra Drone bisa menjadi pelajaran untuk selalu berhati hati dalam melakukan aktivitas yang menggunakan baterai lithium. Bahkan belum lama setelah kasus Terra Drone juga terjadi kebakaran ratusan mobil golf juga terbakar.
Dirangkum dari berbagai sumber masalah tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada pemisah elektroda, korsleting, pelepasan gas beracun, hingga kebakaran atau ledakan. Faktor utama penyebab ledakan mencakup beberapa hal:
1. Thermal Runaway:
Pemicu utama di mana panas internal melebihi kemampuan pendinginan baterai, memicu reaksi kimia yang menghasilkan lebih banyak panas. Akibatnya, suhu meningkat drastis hingga mencapai ratusan derajat Celsius.
2. Pengisian/Pengosongan Berlebih:
Mengisi daya terlalu penuh atau mengosongkan hingga kapasitas minimum berpotensi merusak struktur internal baterai, sehingga meningkatkan risiko kerusakan.
3. Kerusakan Fisik:
Benturan, penusukan, atau penyok dapat merusak pemisah tipis antara anoda dan katoda, memicu korsleting internal.
4. Suhu Ekstrem:
Baterai yang disimpan atau digunakan pada suhu tinggi (di atas 25°C) atau terkena paparan sinar matahari langsung lebih cepat mengalami degradasi.
5. Cacat Produksi:
Masalah seperti kontaminasi komponen internal, kualitas segel yang buruk, atau lapisan elektroda yang tidak rata dapat menyebabkan korsleting sejak awal penggunaan.
Mekanisme ledakan baterai lithium melalui beberapa tahapan:
Cara mencegah insiden baterai lithium di antaranya:
Namun dengan berkembangnya teknologi, produsen baterai akan terus melakukan inovasi untuk meminimalkan kondisi bahaya bagi pengguna saat memanfaatkan baterai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022