
Google Doodle merayakan HUT ke-80 RI dengan mengangkat tradisi Pacu Jalur. (Istimewa)
JawaPos.com - Tanggal 17 Agustus 2025, Google turut merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan menampilkan ilustrasi atau doodle art khusus di laman pencarian: Pacu Jalur, tradisi lomba perahu khas Riau yang belakangan viral oleh aksi bocah Rayyan Arkhan Dhika.
Alih-alih memilih tema Merah Putih seperti biasanya, Google mengangkat momentum budaya lokal yang sempat viral—aksi anak cilik di haluan kapal yang dinamai aura farming—sebagai representasi estetika sekaligus semangat kebersamaan.
Karya Sang Illustrasi
Baca Juga: Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi Dibawa Paskibraka Tunggangi Kereta Kencana ke Istana Negara
Ilustrasi ini dibuat oleh seniman asal Bandung, Wastana Haikal, yang kali pertama menampilkan tema ini pada HUT ke-77 RI tahun 2022. Ia menggambarkan lima sosok dalam perahu: empat orang mendayung dan seorang anak sebagai tukang tari, atau anak coki, yang mengatur ritme dayung—sebuah elemen penting dalam Pacu Jalur.
Spesialnya, orang-orang yang memainkan Pacu Jalur itu mengenakan baju adat khas masing-masing beberapa daerah, tak hanya Riau. Menunjukkan persatuan Indonesia.
Cerita di Balik “Aura Farming”
Istilah aura farming merujuk pada gerakan khas yang dilakukan oleh tukang tari di haluan perahu, yang menjadi viral setelah sebuah video diunggah pada tahun 2025. Video tersebut menyebar luas hingga ke klub-klub sepak bola dan selebritas internasional, memicu tren di media sosial.
Warisan dan Filosofi dalam Jalur
Pacu Jalur sendiri bukan sekadar lomba, melainkan tradisi yang sarat makna.
Asal-usul
Acara ini bermula dari abad ke-17 sebagai sarana transportasi tradisional atau gala budaya di Sungai Batang Kuantan .
Pembuatan perahu: Dibuat dari satu batang kayu besar—tanpa sambungan—melibatkan proses spiritual dan ritual adat sebagai bentuk penghormatan kepada roh pohon.
Makna sosial
Melibatkan tim dengan 50–60 pendayung, menunjukkan nilai kerja sama, harmoni, dan semangat persatuan dari lomba pacu jalur. Hal ini selaras dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika .
Dari Lokal ke Global
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022