
Peluncuran Sahabat-AI, platform AI nasional pertama hasil kolaborasi GoTo dengan Indosat. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dua raksasa teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), resmi meluncurkan Sahabat-AI, layanan kecerdasan buatan berbasis Large Language Model (LLM) yang mampu memahami berbagai bahasa daerah dan internasional.
Sahabat-AI diklaim dibangun dengan model berkapasitas 70 miliar parameter, menjadikannya salah satu model open-source terbesar di Indonesia saat ini. Teknologi ini diklaim mampu memberikan jawaban yang lebih akurat, cepat, dan alami dalam percakapan sehari-hari bahkan dengan dialek bahasa daerah Indonesia yang beragam.
Layanan ini dapat diakses melalui situs sahabat-ai.com dan aplikasi GoPay, tepatnya di menu “Layanan Favorit Warga”. Chatbot ini mendukung lima bahasa daerah, Bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Bali, dan Batak serta beberapa bahasa internasional lainnya.
“Dengan kemampuan multibahasa dan peningkatan akurasi, Sahabat-AI bisa membantu masyarakat dan pelaku usaha di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Patrick Walujo, Direktur Utama GoTo Group di peluncuran di Jakarta, Senin (2/6).
Sementara itu, Indosat berperan besar dalam menyediakan infrastruktur teknis untuk mengembangkan model ini. Melalui inisiatif GPU Merdeka dan fasilitas AI Factory, Indosat memastikan bahwa seluruh proses pengolahan data dan pelatihan model berlangsung secara lokal di Indonesia.
Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison dalam kesempatan yang sama menyebut, Sahabat-AI bukan sekadar teknologi. "Ini adalah aset nasional yang dibangun untuk rakyat Indonesia. Kami ingin memastikan AI bisa diakses dan bermanfaat untuk semua kalangan, dari desa hingga kota," ucap Vikram.
Indosat menyebut infrastruktur lokal yang digunakan dapat menjamin keamanan data dan kepatuhan terhadap regulasi, sekaligus memberikan kinerja yang optimal. Hal ini penting untuk mendorong adopsi AI oleh sektor publik, universitas, startup, dan perusahaan swasta.
Sahabat-AI sebelumnya diperkenalkan dalam ajang Indonesia AI Day pada November 2024, dan kini hadir dalam versi yang lebih matang. Selain layanan chat, model ini juga membuka peluang pengembangan berbagai aplikasi berbasis AI yang sesuai dengan konteks sosial dan budaya Indonesia.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
