Jumpa pers update Ramadhan dan Lebaran Indosat di Jakarta, Jumat (20/2). (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Ramadhan setiap tahunnya selalu menjadi periode paling sibuk bagi industri telekomunikasi. Lonjakan trafik data tak terhindarkan, mulai dari video call sahur, berbagi momen buka puasa, hingga penggunaan navigasi dan hiburan selama perjalanan mudik.
Tahun ini, kebutuhan koneksi diperkirakan kembali meningkat seiring mobilitas masyarakat yang kian tinggi. Dan, menghadapi periode Ramadhan dan Idulfitri 2026, Indosat Ooredoo Hutchison menyiapkan sejumlah langkah penguatan jaringan, perlindungan digital, hingga program sosial.
Perusahaan menyebut telah mengoptimalkan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik serta sekitar 790 titik strategis (point of interest) di berbagai wilayah Indonesia. Titik tersebut meliputi terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, rest area, pusat perbelanjaan, hingga kawasan wisata yang biasanya mengalami lonjakan trafik saat libur Lebaran.
Pemantauan jaringan dilakukan 24 jam untuk mengantisipasi kepadatan trafik, terutama di rute utama dari kota-kota besar menuju daerah tujuan mudik.
Sebagai bagian dari uji kesiapan, Indosat melakukan perjalanan darat dari Jakarta ke Yogyakarta bersama Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan. Uji lapangan ini dilakukan dalam kondisi mobilitas tinggi dengan kebutuhan data intensif, menyerupai pola penggunaan pelanggan saat arus mudik berlangsung.
Selain infrastruktur, Indosat juga mengandalkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan. Melalui aplikasi Sahabat AI, pengguna dapat mencari informasi, menyusun ide, hingga menyelesaikan kebutuhan harian dengan pendekatan berbasis bahasa dan konteks lokal Indonesia.
Di sisi keamanan, fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AI yang diluncurkan sejak Agustus 2025 diklaim telah menyaring lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan yang terindikasi penipuan atau spam.
Sistem ini dirancang adaptif agar mampu mengikuti pola ancaman yang terus berkembang, terutama pada periode Ramadhan yang kerap dimanfaatkan untuk modus penipuan digital.
Direktur Utama dan CEO Indosat, Vikram Sinha, menyatakan bahwa pada momen seperti Ramadhan, pelanggan membutuhkan koneksi yang stabil sekaligus rasa aman dalam beraktivitas digital.
"Di momen istimewa ini, kami ingin pelanggan bisa fokus pada hal yang paling
penting: tetap terhubung dan berbagi dengan orang-orang terkasih," kata Vikram di jumpa pers di Jakarta, Jumat (20/2).
Dengan proyeksi peningkatan trafik selama Ramadhan dan arus mudik 2026, kesiapan jaringan dan sistem perlindungan digital dinilai menjadi faktor penting agar masyarakat tetap terhubung tanpa hambatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022