
Alice Chang, Founder sekaligus CEO Perfect Corp, menjelaskan, bahwa pihaknya percaya pada demokratisasi akses ke teknologi kecantikan mutakhir. (NYSE)
JawaPos.com - Perusahaan teknologi global berbasis AI yang berfokus pada kecantikan, Perfect Corp, saat ini memang telah bekerja sama dengan merek-merek terkemuka seperti Estée Lauder dan MAC Cosmetics. Namun, perusahaan tersebut tak menutup kemungkinan untuk bermitra pada merek yang lebih kecil.
Alice Chang, Founder sekaligus CEO Perfect Corp, menjelaskan, bahwa pihaknya percaya pada demokratisasi akses ke teknologi kecantikan mutakhir. Di samping memiliki rasa bangga dengan kemitraan terhadap raksasa industri, perusahaan juga mengakui inovasi yang dinamis juga bisa datang dari merek yang lebih kecil.
“Bermitra dengan merek yang sedang berkembang ini memungkinkan kami untuk memperluas jangkauan, tetap tangkas, dan menumbuhkan ekosistem pengalaman kecantikan yang beragam,” kata Alice dalam interview esklusif dengan JawaPos.com beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, dengan alat seperti Skincare Pro dan Online Service, perusahaan secara aktif mengembangkan solusi yang dapat diskalakan dan bisa memenuhi kebutuhan khusus merek yang lebih kecil. Hal ini juga memastikan konsumen untuk dapat memanfaatkan teknologi AI dan AR Perfect Corp.
“Kami untuk terhubung dengan pelanggan mereka dengan cara yang bermakna. Ini bukan hanya tentang tetap kompetitif, ini tentang memberdayakan seluruh industri kecantikan,” jelas dia.
Perfect Corp, saat ini memang telah bekerja sama dengan merek-merek terkemuka seperti Estée Lauder dan MAC Cosmetics. (Istimewa)
Di sisi lain, Alice juga menyoroti bahwa privasi data dan penerapan AI yang etis adalah yang terpenting dan harus diprioritaskan. Sebab, AI telah menjadi bagian yang lebih penting dari pengalaman kecantikan yang dipersonalisasi.
“Kita harus memprioritaskan transparansi dan persetujuan pengguna. Perfect Corp berkomitmen untuk menangani data secara bertanggung jawab, mematuhi peraturan privasi yang ketat seperti GDPR, HIPAA, ISO 27001, EU AI Act, dan lainnya, sambil memastikan bahwa algoritma AI kami tidak bias dan adil,” jelas dia.
Oleh karenanya, Perfect Corp secara aktif berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan untuk mengurangi potensi bias dan memastikan keetisan pada teknologi yang digunakan.
Hal ini termasuk pula dalam penerapan kebijakan tata kelola data yang jelas, memberi pengguna kendali atas data mereka, serta mendorong dialog terbuka tentang implikasi etis AI dalam kecantikan.
“Kami memahami bahwa kepercayaan itu penting dan kami bekerja keras untuk membangun kepercayaan itu,” tukas Alice.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
