
Ilustrasi layar gadget. (Pixabay)
JawaPos.com – Dalam dunia teknologi layar, panel IPS dan TN adalah dua pilihan utama yang sering digunakan dalam monitor dan laptop.
Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, terutama dalam hal respons waktu, yang menentukan seberapa cepat piksel berubah saat menampilkan gambar bergerak.
Bagi gamer dan pengguna yang membutuhkan tampilan tanpa blur atau ghosting, respons waktu menjadi faktor penting.
Panel TN dikenal lebih cepat, sementara panel IPS unggul dalam akurasi warna dan sudut pandang. Perbedaan ini membuat setiap jenis layar lebih cocok untuk kebutuhan tertentu.
Apa itu respons waktu pada layar?
Respons waktu mengacu pada seberapa cepat piksel di layar berubah dari satu warna ke warna lainnya. Umumnya diukur dalam milidetik (ms).
Semakin rendah angka respons waktu, semakin cepat perubahan piksel terjadi, yang berarti lebih sedikit efek ghosting atau blur saat ada gerakan cepat di layar.
Layar TN, pilihan utama untuk respons cepat
Panel TN dikenal dengan waktu respons yang sangat cepat, biasanya di kisaran 1 ms hingga 5 ms. Karena itu, layar TN sering digunakan oleh gamer profesional yang membutuhkan tampilan tanpa delay dan minim blur saat bermain game dengan pergerakan cepat.
Keunggulan lain dari layar TN adalah harganya yang lebih terjangkau dibandingkan layar IPS. Namun, layar TN memiliki beberapa kelemahan, seperti warna yang kurang akurat dan sudut pandang yang sempit.
Layar IPS, warna lebih akurat tapi respons lebih lambat
Layar IPS lebih unggul dalam akurasi warna dan sudut pandang, tetapi memiliki waktu respons yang lebih lambat dibanding TN. Umumnya, panel IPS memiliki waktu respons sekitar 4 ms hingga 10 ms, yang sedikit lebih tinggi dibanding TN.
Akibatnya, pada layar IPS dengan waktu respons tinggi, sering muncul efek motion blur saat menampilkan pergerakan cepat, terutama dalam game yang membutuhkan reaksi cepat.
Namun, untuk penggunaan seperti desain grafis, pengeditan foto, dan menonton film, layar IPS lebih unggul karena warna yang lebih kaya dan realistis.
Apakah perbedaan respons waktu terasa dalam penggunaan sehari-hari?

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
