JawaPos.com - Google dilaporkan telah menunda peluncuran chatbot AI (Artificial Intelligence) generasi berikutnya yang diberi nama Gemini. Karena belum siap, penundaan peluncuran Gemini dilaporkan ditunda hingga awal tahun depan, menurut laporan baru dari Sammobile.
Perusahaan awalnya berencana untuk memperkenalkan Gemini pada November 2023. Tetapi pengujian internal mengungkapkan bahwa chatbot tersebut kesulitan menjawab pertanyaan tertentu yang tidak berbahasa Inggris.
Setelah melakukan beberapa penelitian internal, CEO Google, Sundar Pichai, memutuskan untuk menunda peluncuran Gemini. Dikatakan bahwa Google menemukan bahwa AI tidak dapat menangani beberapa pertanyaan non-Inggris dengan andal.
Dukungan bahasa global adalah salah satu faktor kunci bagi Google untuk membuat Gemini melampaui GPT-4 OpenAI. Karena Gemini belum mencapai standar tersebut, akhirnya penundaan dalam peluncurannya.
Gemini sendiri disebut-sebut sebagai AI percakapan paling kuat dari Google hingga saat ini. Sebelumnya, teknologi tersebut siap untuk memulai debutnya di serangkaian acara di California, New York, dan Washington DC, Amerika Serikat (AS).
Dukungan bahasa global sangat penting bagi ambisi Google untuk memposisikan Gemini sebagai alternatif yang unggul dibandingkan GPT-4 OpenAI. Sampai Gemini dapat menunjukkan kemahiran dalam menangani pertanyaan non-Inggris, Google yakin masih terlalu dini untuk memperkenalkannya ke pasar yang lebih luas.
Meskipun ada penundaan, Google tetap yakin akan potensi Gemini untuk melampaui GPT-4. Dalam pengujian pribadi, Gemini dilaporkan mengungguli GPT-4 berkat kekuatan komputasinya yang unggul.
CEO Google Pichai telah menekankan komitmen perusahaan untuk menghadirkan produk yang kompetitif dan canggih dengan Gemini 1.0.
Sementara itu, Wakil Presiden Google Sissie Hsiao memberikan contoh kemampuan Gemini. “Saya telah melihat beberapa hal yang sangat menakjubkan. Misalnya, jika saya mencoba membuat kue, buatkan saya 3 gambar langkah-langkah cara membuat es kue tiga lapis, dan Gemini akan membuat gambar tersebut. Ini benar-benar gambar baru, bukan hanya gambar dari internet," terang Hsiao.