
Ilustrasi teknologi kecerdasan buatan. (Miles IT)
JawaPos.com - Di tengah lonjakan adopsi kecerdasan buatan atau AI dan teknologi cloud, organisasi di Indonesia menghadapi dilema baru, bagaimana memanfaatkan teknologi canggih tanpa mengorbankan keamanan data dan kepatuhan regulasi.
Serangan siber yang semakin kompleks dan canggih, kebutuhan pemrosesan data besar, hingga tuntutan kedaulatan data membuat pendekatan infrastruktur IT konvensional mulai ditinggalkan.
Dalam konteks ini, integrasi antara AI, private cloud, dan sistem keamanan menjadi isu krusial, bukan lagi sekadar opsi teknologi.
Baca Juga:Ramalan Shio Macan Besok Jumat, 1 Mei 2026: Inspirasi Baru Muncul, Saatnya Menyederhanakan Hidup
Merespons tantangan tersebut, Altos Computing, anak usaha dari Acer Inc., memperkuat portofolio solusi infrastruktur digitalnya di Indonesia. Fokusnya adalah menghadirkan sistem komputasi yang tidak hanya berperforma tinggi, tetapi juga terintegrasi dan siap menjawab kebutuhan keamanan serta regulasi lintas sektor.
Altos diklaim membawa pendekatan end-to-end yang menggabungkan perangkat keras dan perangkat lunak dalam satu ekosistem. Portofolionya mencakup server AI, storage, workstation, hingga solusi big data dan keamanan yang dirancang untuk menangani beban kerja modern, mulai dari analitik skala besar hingga AI generatif.
Products and Solutions Director Acer Indonesia, Riko Gunawan, mengatakan kebutuhan akan infrastruktur yang adaptif kini semakin mendesak.
“Setiap solusi server dan infrastruktur yang kami hadirkan dirancang untuk menghadirkan performa optimal, stabilitas jangka panjang, serta fleksibilitas untuk sektor strategis seperti perbankan, industri, komersial, hingga pemerintahan,” ujarnya di Jakarta baru-baru ini.
Selain itu, di saat layanan cloud publik terus berkembang, tren penggunaan sistem berbasis on-premises justru kembali menguat. Alasannya sederhana: kontrol penuh atas data.
Altos menghadirkan platform seperti aiGeni dan aiWorks yang memungkinkan pengelolaan AI dalam lingkungan lokal dengan integrasi berbagai tools pengembangan. Pendekatan ini dinilai mampu menjawab kebutuhan organisasi yang mengutamakan keamanan data sekaligus efisiensi operasional.
Riko menambahkan, Altos tidak hanya berfokus pada penyediaan perangkat, tetapi juga pada kesiapan implementasi di lapangan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
