Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Mei 2023 | 18.37 WIB

Serangan Siber Kian Gencar, Simak 5 Tips Sederhana Ini untuk Menangkalnya

Perlindungan Data Pribadi. (ZDNet) - Image

Perlindungan Data Pribadi. (ZDNet)

JawaPos.com - Saat dunia kian terdigitalisasi, ancaman siber terus menjadi risiko yang signifikan bagi bisnis dari segala ukuran. Menurut studi terbaru, biaya kerugian yang ditimbulkan akibat kejahatan siber diperkirakan akan mencapai USD 10,5 triliun pada tahun 2025.

Angka di atas tentunya mengkhawatirkan dan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak bagi perusahaan untuk memprioritaskan keamanan siber dan melindungi aset berharga mereka dari serangan potensial.

Serangan siber dapat merusak reputasi, menyebabkan kerugian finansial, dan bahkan dapat mengancam keamanan nasional. 

Maraknya serangan siber pun membuat banyak pihak berlomba-lomba dalam memberikan solusi keamanan siber komprehensif yang dirancang untuk melindungi bisnis dari serangan siber.

Bruce Hanadi selaku Chief Information Security Officer snc.id dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, keamanan siber adalah praktik atau tindakan untuk melindungi sistem, jaringan, perangkat, dan data dari serangan atau akses yang tidak sah.

"Serangan siber dapat berasal dari berbagai sumber seperti peretas, malware, dan phishing, dan dapat menyebabkan kerusakan serius jika tidak diatasi dengan cepat dan efektif," katanya.

Bruce menjelaskan, ada lima langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keamanan siber.

"Pertama, gunakan perangkat lunak keamanan yang andal dan selalu perbarui. Pastikan perangkat lunak antivirus dan firewall Anda selalu diperbarui dengan versi terbaru untuk melindungi sistem Anda dari serangan siber," ujarnya.

Bruce melanjutkan, tips kedua adalah menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun. "Hindari menggunakan kata sandi yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau nama hewan peliharaan Anda. Sebaiknya gunakan kombinasi huruf, angka, dan simbol untuk membuat kata sandi yang lebih kuat dan sulit ditebak," lanjutnya.

Tips berikutnya adalah jangan meng-klik tautan atau lampiran yang mencurigakan. Hindari membuka email yang tidak Anda kenal atau yang tampak mencurigakan. "Jangan klik tautan atau lampiran yang mencurigakan atau berasal dari sumber yang tidak dipercayai," katanya.

"Langkah selanjutnya, lindungi informasi pribadi Anda. Hindari memberikan informasi pribadi seperti nomor kartu kredit, nomor rekening bank, atau nomor asuransi sosial melalui email atau situs web yang tidak aman," sambungnya.

Terakhir, user sebaiknya mempelajari tentang serangan siber dan cara mengatasinya. "Pelajari tentang serangan siber yang umum seperti phishing, malware, dan ransomware. Ketahui cara mengidentifikasi serangan siber dan cara mengatasinya," ujar Bruce.

Lebih lanjut, kata Bruce, dengan semakin kompleksnya serangan siber dan ancaman yang terus berkembang, sangat penting bagi setiap perusahaan untuk memastikan keamanan siber mereka. "Menggunakan jasa keamanan siber dari perusahaan yang tepat dapat memberikan efisiensi agar lebih fokus menjalankan bisnis tanpa perlu khawatir akan adanya serangan siber yang mengancam kelangsungan bisnis anda," katanya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore