
Kominfo Bersama GNLD Siberkreasi mengadakan kegiatan Obral Obrol Literasi Digital (OOTD) Ngabuburit dengan tema “Tingkatkan Cuan di Bulan Ramadhan” . (Kemenkominfo)
JawaPos.com - Momentum bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri diprediksi akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab, konsumsi selama periode ini relatif jauh lebih besar dari waktu lainnya. Ditambah lagi, hambatan mobilitas dari Pandemi Covid-19 semakin berkurang.
Data BPS pun mencatat angka inflasi di bulan Ramadan ini relatif lebih rendah dari tahun sebelumnya, yaitu 0,18 persen. Besarnya potensi ekonomi di bulan Ramadhan ini menjadi kesempatan yang sangat sayang untuk dilewatkan.
Oleh sebab itu, Kominfo Bersama GNLD Siberkreasi mengadakan kegiatan bertema 'Tingkatkan Cuan di Bulan Ramadhan', belum lama ini.
CEO Infina dan Koordinator Divisi Konten Kreatif Siberkreasi, Oktora Irahadi, menjelaskan pola konsumsi masyarakat di masa Ramadan selalu lebih besar.
"Karena itulah, peluang bisnis juga semakin banyak," katanya.
Dari sudut pandang digital, ia menjelaskan bahwa dalam membuat konten kreatif, menentukan target pasar, sudut pandang, tren media sosial, dan personal branding adalah hal penting.
"Kemampuan mengenali hal-hal tersebut menjadi langkah krusial," katanya.
Oktora juga membagikan upaya untuk mendapatkan cuan selama bulan Ramadan. Langkah utamanya yaitu memanfaatkan media sosial dengan opsi strategi bantuan influencer atau memasang iklan.
Hal ini dibenarkan Marcella Eteng selaku seorang content creator. Ia pun menuturkan mengapa harus konsisten dalam membuat konten.
“Kita itu di-reward sama social media kalau misalnya kita konsisten bikin konten. Semakin konsisten, social media bakal notice kita, dan dia bakal kasih kita algoritma yan bagus,” ucapnya.
Dengan semakin banyaknya content creator, Marcella merasa semakin bersemangat karena itu menunjukkan pasar semakin besar. Peluang mendapatkan cuan sebagai content creator pun semakin beragam. Selain endorsement, content creator juga dapat komisi sebagai affiliate marketing.
“Apalagi di bulan Ramadan ini, aku lihat sebagai content creator beberapa tahun terakhir ini saat bulan Ramadan itu bisnis itu banyak budgetnya untuk endorse influencers,” jelasnya.
Menurutnya, peluang inilah yang mesti dimanfaatkan, misal dengan menyodorkan proposal langsung ke brand atau perusahaan.
Sebagai CEO & Co-Founder Kururio, Eko Prasetya menyatakan platform Kururio menjadi wadah bagi pelaku UMKM khusus di daerah perdesaan yang tersebar di 111 kabupaten/kota. Dalam konteks bulan Ramadan, Eko menyebut aktivitas sedekah juga mampu memberikan peluang cuan tersendiri, misalnya membayar fidyah bagi mereka yang tidak dapat puasa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
