
Suasana Terminal Arjosari Malang saat masa mudik Lebaran. Terminal ini masih ramai hingga puncak arus balik Lebaran. (Andika Satria Perdana/Radar Malang)
JawaPos.com - Arus balik Lebaran di Kota Malang masih terus berlangsung dan belum sepenuhnya menunjukkan tanda-tanda kembali normal.
Sejak Selasa (24/3), sejumlah ruas jalan di wilayah kota masih dipadati kendaraan pemudik yang kembali ke daerah asal. Kondisi serupa juga tampak pada berbagai moda transportasi umum.
Dalam periode 24 Maret hingga 1 April, diperkirakan sekitar 97 ribu orang akan melakukan perjalanan arus balik dari Malang Raya menggunakan transportasi umum. Perkiraan tersebut dihimpun dari sejumlah titik keberangkatan.
Jumlah terbesar berasal dari pengguna kereta api yang diprediksi mencapai 60 ribu penumpang dari seluruh stasiun di Malang Raya.
Selain itu, sekitar 6.000 penumpang diperkirakan menggunakan pesawat dalam rentang 24 hingga 29 Maret.
Sementara itu, Terminal Arjosari mencatat 31.063 penumpang bus pada periode 23-26 Maret.
Seperti halnya di Stasiun Malang, puncak arus balik di Terminal Arjosari terjadi pada 24 Maret dengan jumlah keberangkatan mencapai 8.157 penumpang.
Angka tersebut terdiri atas 6.336 penumpang bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan 1.821 penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP).
Kepala Terminal Tipe A Arjosari Mega Perwira Donowati mengungkapkan bahwa setelah puncak tersebut, jumlah penumpang mulai mengalami penurunan.
Baca Juga:370 Ribu Lebih Penumpang KA Kembali ke Jakarta via Daop I Selama Sepekan Arus Balik Lebaran
Pada 25 Maret tercatat 8.010 penumpang, sedangkan pada 26 Maret turun menjadi 6.886 penumpang yang berangkat dari Kota Malang.
”Saat ini mulai landai. Jumlah penumpang sudah menurun dibanding saat puncaknya. Tetapi aktivitas di terminal masih cukup ramai,” ujar dia seperti dikutip dari Radar Malang (Jawa Pos Group), Minggu (29/3).
Ia juga menyebutkan bahwa penurunan paling terasa pada jumlah kedatangan penumpang, baik dari bus AKAP maupun AKDP.
Sementara itu, jumlah keberangkatan cenderung stabil dengan tujuan utama seperti Jakarta, Bali, Jawa Tengah, dan Surabaya.
