
Ilustrasi: gangguan jaringan internet
JawaPos.com - Sebanyak 20 persen masyarakat Indonesia belum terakses dengan internet. Ironinya, semua itu tersebar di Indonesia bagian timur.
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif menyebut, salah satu kendalanya adalah infrastruktur broadband internet belum mendukung. Belum optimalnya infrastruktur internet di timur Indonesia karena kondisi geografisnya yang sulit.
"Untuk menghubungkan masyarakat di timur Indonesia dengan kabel serat optik dibutuhkan investasi yang cukup signifikan," ujar Muhammad Arif kepada JawaPos.com, Selasa (15/11).
Fakta ini menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia untuk mendorong penetrasi internet, khususnya kepada masyarakat di timur Indonesia. Maka dari itu, dibutuhkan kolaborasi antara Internet Service Provider (ISP) dan tech company. ISP dan tech company selama ini sama-sama bagaimana menjangkau penduduk di timur Indonesia, khususnya di pedalaman.
Untuk masyarakat, Muhammad Arif mendorong masyarakat menggunakan internet untuk hal yang produktif. Persoalan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah dan industri telekomunikasi di Indonesia untuk memberikan literasi internet untuk masyarakat bagian timur.
Selama ini masyarakat di sana cenderung berinternet untuk bermedia sosial dan hiburan. Sedangkan untuk mendapatkan informasi atau mengakses akun e-commerce sebagai medium memasarkan produk lokal masih minim.
"Pemanfaatan internet di Indonesia harus jauh lebih produktif dan tidak sekadar kesenangan. Penetrasi broadband internet dan pendidikan dapat berjalan paralel, seiring sejalan, dan tidak dapat dipisahkan," terangnya.
Sebelumnya upaya pengembangan infrastruktur dikolaborasikan antara Kemenkominfo dan APJII. Selama pandemi, APJII sudah menjadi bagian dari transformasi digital Indonesia. Saat ini APJII sudah berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga negara, termasuk pemerintah daerah.
Sejalan dengan itu, kini Presiden Jokowi memiliki visi pada 2045 Indonesia menjadi negara digital yang riil. Menuju ke arah itu harus ada kolaborasi pembangunan infrastruktur konektivitas yang dapat mendukung semua orang beraktivitas atau bekerja melalui internet.
"Kami berharap kolaborasi melalui ITF (Industry Task Force, red) ini dapat terus berlanjut. Tidak hanya berhenti di kegiatan G20,” pungkas Arif.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
