
Foto: Ilustrasi: Baterai mobil listrik. (Transport & Environment).
JawaPos.com - Bukan rahasia lagi bahwa untuk kendaraan listrik, perangkat keras terpenting adalah baterai. Saat ini, semua pembuat mobil listrik menghadapi masalah rantai pasokan, termasuk yang terkait dengan baterai.
Selain itu, berbagai faktor, seperti perang antara Rusia dan Ukraina, Covid-19, dan sebagainya, berdampak besar pada produksi baterai kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV). Faktor-faktor tersebut juga memperlambat perkembangan baterai generasi baru.
Namun, masih ada perusahaan yang bisa mendapatkan hasil maksimal dari situasi tersebut. Samsung termasuk di antaranya.
Baru-baru ini, The Elec melaporkan bahwa Samsung SDI telah mengambil langkah maju dalam produksi baterai generasi berikutnya untuk Tesla. Pabrikan tersebut sudah menyiapkan jalur percontohan di Cheonan, Korea Selatan.
Samsung akan menyelesaikan pekerjaan verifikasi pada akhir tahun. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Samsung akan mulai berinvestasi di lini produksi massal di Malaysia tahun depan.
Baterai generasi berikutnya yang sedang disiapkan Samsung adalah baterai silinder standar 4680 (diameter 46 mm, tinggi 80 mm). Saat ini, ada dua versi yang sedang dikembangkan. Berbagai pembuat mobil listrik telah meminta ketinggian yang berbeda.
Salah satu yang dikabarkan juga telah melakukan order baterai bikinan Samsung adalah BMW. Sebelumnya, VP Samsung Electronics Lee Jae-Yong juga mengatakan bahwa dia telah bertemu BMW dalam perjalanan bisnis ke Eropa.
Jalur percontohan yang sedang dibangun di Cheonan sedikit kurang dari 1 GWh berdasarkan standar produksi asli 4680. Tingkat produksi per menit (PPM) adalah 20 PPM. Setelah pengujian dengan kecepatan rendah, perusahaan akan memulai produksi massal untuk proses yang lebih maju.
Dalam hal ini, target produksi massal adalah 200-300 PPM. Ketika dikonversi ke GWh angka tersebut berada di sekitar 8 hingga 12 GWh. Dalam kasus model dengan kapasitas yang dikurangi (versi ketinggian yang dapat disesuaikan) daripada 4680 asli, skala produksi diperkirakan sekitar 5 GWh.
Sebagai gambaran, ukuran 5 GWh cukup untuk membuat 100.000 mobil listrik berperforma tinggi dengan jarak tempuh 400 km. Sementara untuk ukuran produksi 12 GWh berarti sekitar 230.000 unit baterai mampu diproduksi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
