Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Agustus 2018 | 15.41 WIB

XL Jajal Teknologi 5G dan WiGig di Kota Tua Jakarta, Mau Coba?

Menkominfo Rudiantara (tengah) bersama Presiden Direktur XL Axiata (kedua kiri) dan Kepala Jakarta Smart City Setiaji (kedua kanan) di acara konferensi pers uji coba 5G XL Axiata di Jakarta, Senin (20/8). - Image

Menkominfo Rudiantara (tengah) bersama Presiden Direktur XL Axiata (kedua kiri) dan Kepala Jakarta Smart City Setiaji (kedua kanan) di acara konferensi pers uji coba 5G XL Axiata di Jakarta, Senin (20/8).

JawaPos.com - Implementasi jaringan 5G tampaknya akan semakin cepat terlaksana. Pasalnya, akhir-akhir ini provider telekomunikasi Indonesia kian berani unjuk gigi soal teknologi 5G. Jika sebelumnya ada Telkomsel yang menggelar 5G Experience Center di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, kali ini giliran XL Axiata juga memamerkan jaringan generasi kelima tersebut.


Adapun XL Axiata memamerkan teknologi 5G-nya di kawasan Kota Tua, Jakarta. Tak hanya teknologi 5G, XL Axiata juga memberikan layanan internet supercepat gratis di area tersebut selama enam bulan dengan Wireless Gigabyte (WiGig). Uji coba ini dilakukan XL Axiata bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta.


Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapan XL Axiata dalam rangka mengadopsi teknologi 5G. "Uji coba ini bisa menunjukkan kepada masyarakat luas tentang apa itu teknologi 5G beserta manfaatnya," ujarnya demikian.


Sebagai operator layanan akses data digital, lanjut Dian, tentu XL harus bersiap untuk mengadopsi teknologi terbaru dan tercanggih saat ini. Uji coba ini menjadi sarana bagi XL Axiata untuk mempelajari lebih jauh terkait penerapannnya di lapangan dan hal-hal lainnya yang bersifat teknis.


"Uji coba dengan kerangka smartcity juga menjadi cara terbaik untuk mengetahui secara langsung kemampuan teknologi 5G untuk memberikan solusi terhadap permasalahan pengelolaan perkotaan. Ini juga selaras dengan spirit XL Axiata untuk terus berperan aktif mendukung pemerintah memajukan Indonesia," imbuh Dian.


Hadir menyaksikan acara uji coba ini, antara lain, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Kepala Jakarta Smartcity Pemprov DKI Setiaji. Demo yang dilakukan mencakup penerapan 5G pada pengelolaan sampah, pengelolaan taman, peliharaan kebersihan sungai, serta WiGig untuk kamera surveillance (CCTV). Ada pula layanan internet kecepatan tinggi melalui WiFi yang juga langsung bisa dinikmati secara gratis oleh pengunjung di sekitar area demo.

Menkominfo Rudiantara mengatakan, pihaknya mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan digital tercanggih yang ada saat ini untuk bisa diterapkan sebagai solusi pada berbagai bidang, termasuk pengelolaan fasilitas publik.


"Saya menyambut baik antusiasme Pemprov DKI Jakarta dan juga XL Axiata untuk melakukan uji coba 5G ini yang kita harapkan bisa memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kemungkinan penerapan 5G ini dalam sistem Smartcity di DKI Jakarta," ujar Rudiantara.


Pria yang karib disapa Chief RA itu juga menerangkan, teknologi 5G ini bisa diterapkan di banyak hal untuk meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien. Tidak hanya di DKI Jakarta, tetapi juga di kota-kota lainnya apabila nanti jaringan 5G sudah tersedia.

Sementara Setiaji menambahkan, lebih dari sekadar tujuan populis, uji coba ini juga menjadi langkah serius dari Keemenkominfo, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta XL Axiata untuk bisa membawa teknologi 5G dan menerapkannya secara tepat guna pada aktivitas layanan publik.


"Sebagai ibu kota Republik Indonesia dengan berbagai dinamikanya, sudah selayaknya Jakarta memiliki fasilitas publik yang ditopang oleh teknologi digital teranggih. Hal ini guna membantu pemerintah daerah dalam menjaga kualitas layanan publik serta memenuhi kebutuhan warganya sebagai masyarakat modern," katanya dalam kesempatan yang sama.

Sekadar informasi, secara umum, uji coba penerapan teknologi 5G ini menggunakan frekuensi khusus yaitu 28 Ghz. Sementara itu untuk WiGig menggunakann frekuensi 60Ghz. Selain itu untuk 5G juga dipergunakan perangkat end-to-end radio dan core yang terhubung ke perangkat pengguna. Sedangkan untuk sistem WiGig juga menggunakan end-to-end system yang terhubung ke perangkat home unit sehingga masyarakat umum di Kota Tua bisa menikmati layanan internet supercepat secara gratis.

Teknologi 5G memiliki keunggulan antara lain berupa kemampuan mengantar pengiriman data hingga 20Gbps. Selain itu juga memiliki latency atau waktu jeda layanan yang sangat rendah (<=1ms end to end latency) dan mampu mendukung koneksi simultan hingga sekitar 2.000 pengguna aktif.


Dari sisi energi, teknologi 5G juga memerlukan energi yang lebih hemat, yaitu mampu 1000 kali lebih efisien dibandingkan dengan teknologi perangkat yang dipergunakan hari ini. Karena kemampuan ini pula, maka 5G mampu mendukung lahirnya sejumlah layanan baru, seperti mobil otonom, otomatisasi dan robotik dalam industri, juga aplikasi kedokteran.

Sementara itu, teknologi WiGig memiliki keunggulan spesifik, antara lain, berupa koneksi ke rumah dengan kecepatan tinggi 1 Gbps dan melengkapi area yg tidak dijangkau fiber optik, serta instalasi perangkat di rumah dengan mudah karena ukurannya yang kecil.

Terkait dengan ujicoba WiGig ini, semua pengguna layanan bisa menjajalnya. Untuk bisa menikmati WiGig ini pelanggan perlu menggunakan homeunit yang memiliki spesifikasi teknologi WiGig (802.11ad /802.11ay) atau menggunakan smartphone dengan spesifikasi teknologi wifi umumnya (802.11a/b/g/n) maupun smartphone dengan teknologi wifi terbaru (802.11ac).

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore