
CEO Xiaomi Lei Jun
JawaPos.com - Xiaomi kembali menggegerkan masyarakat teknologi dunia. Seolah ingin selalu diperhatikan, Xiaomi kedapatan hendak merilis produk terbarunya tidak lama lagi. Produk terbarunya tersebut muncul dengan nama 'Berlin'.
Sebelumnya Xiaomi dikabarkan hendak menjadikan tanggal 27 Maret sebagai hari peluncuran produk terbarunya. Namun belum usai rumor tersebut, pabrikan asal Tiongkok itu kembali melemparkan rumor terbaru.
Seperti JawaPos.com lansir dari laman GizChina, Sabtu (17/3), produk terbaru Xiaomi dengan kode nama 'Berlin' muncul pada database peranti benchmark Android, Geekbench, beberapa waktu lalu. Perangkat tersebut diketahui akan memiliki sejumlah spesifikasi khas smartphone yang menyasar segmen menengah.
Menurut bocoran yang beredar, Xiaomi Berlin dipersenjatai chipset Qualcomm Snapdragon seri 632. Snapdragon seri 632 ini padahal belum resmi dirilis Qualcomm selaku pabrikan chipset yang membuat perangkat tersebut.
Prosesor besutan Qualcomm itu disebut akan hadir dengan CPU enam inti dengan kemampuan clock speed hingga 1,02 GHz. Namun ada rumor lain yang menyebut bahwa chipset yang akan menyokong ponsel ekonomis buatan Xiaomi itu akan memiliki CPU delapan inti.
Geekbench memperlihatkan hasil pengujian dari perangkat Xiaomi Berlin. Untuk pengolahan data pada single-core-nya mencapai angka 1.155 dan multicore-nya menyentuh angka 2738. Snapdragon 632 dengan enam inti atau bahkan delapan inti prosesor yang ada pada Xiaomi Berlin akan ditandemkan bersama RAM sebesar 3 GB.
Belum banyak informasi yang bisa diulik perihal Xiaomi yang katanya akan bernama 'Berlin' itu. Kabar lain menyebut bahwa Xiaomi Berlin akan hadir dengan sistem operasi Android Nougat 7.1.2.
Sejauh informasi ini berkembang dan ramai di jagat maya, selalu menarik memang membicarakan pabrikan yang digawangi oleh Lei Jun itu. Bukan tanpa alasan, sebab Xiaomi beberapa kali hadir dengan beragam kontroversinya seperti harganya yang miring dan disebut merusak pasaran.
Xiaomi Berlin sendiri belum pula dapat dipastikan apakah akan benar-benar ada atau tidak. Sebab, berbagai komentar menyebut bahwa produk yang dikabarkan akan menyasar segmen menengah itu hanyalah produk purwarupa yang belum tentu naik pada proses produksi massal.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
