Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 04.43 WIB

Canggih dan Banyak Manfaatnya, Kenali Teknologi VR dalam Edukasi yang Bikin Belajar Makin Efektif

Ilustrasi penggunaan teknologi VR dalam edukasi (Dok. Unsplash/Jessica Lewis)

JawaPos.com - Dunia pendidikan memang harus terus memanfaatkan teknologi, sebagai sarana penunjang edukasi. Salah satunya adalah teknologi VR atau Virtual Reality, yang terus berkembang dan semakin luas pemanfaatannya di bidang edukasi.

Teknologi VR dalam edukasi tentu banyak membawa kelebihan dan dampak positif. Namun tentu ada kekurangan dan hal-hal yang perlu diperhatikan terkait penggunaan teknologi VR dalam edukasi. Sebelum masuk lebih dalam, mari kita kenali dulu definisi teknologi VR.

Definisi VR seperti dilansir dari Imagination Tech, adalah realitas virtual yang diproses dan disimulasikan oleh komputer. Pengguna VR bisa masuk ke dalam dunia rekaan tersebut dengan menggunakan software dan juga hardware, yang biasanya berupa headset.

Perangkat headset digunakan untuk melihat realitas virtual, biasanya juga dilengkapi dengan perangkat audio dan kontroler. Hal ini dapat memberikan sensasi yang semakin nyata saat mengakses atau menikmati konten VR.

Pada awalnya teknologi VR diciptakan untuk hiburan seperti bermain game atau menonton konten audiovisual. Seiring perkembangan teknologi VR, industri lain seperti medis, pariwisata dan komersil juga turut hadir dalam platform virtual.

Dari definisi VR di atas, bisa kita pahami bahwa penggunaan teknologi VR dalam edukasi bisa sangat membantu tenaga pendidik maupun siswa untuk mengakses materi belajar.

Melansir dari situs HP, penggunaan teknologi VR dalam edukasi terus meningkat dan banyak digunakan oleh institusi pendidikan. Menariknya, teknologi VR dalam edukasi sudah digunakan dari tingkat pendidikan dasar hingga level universitas.

Sementara itu dari data yang disajikan oleh PWC, penggunaan teknologi VR dalam edukasi terbukti memberi dampak positif untuk siswa. Siswa yang menggunakan teknologi VR, bisa belajar empat kali lebih cepat dibandingkan dengan metode belajar di ruang kelas.

Lalu siswa yang menggunakan teknologi VR, tercatat 275 persen lebih percaya diri dalam mempraktikkan ilmunya di kehidupan sehari-hari. Serta 3.75 kali lebih terkoneksi secara emosional dengan materi pembelajaran.

Meski penggunaan teknologi VR dalam edukasi terbukti memberikan dampak positif, tapi metode belajar di dalam kelas tentu belum bisa sepenuhnya digantikan. Data tersebut lebih menunjukkan bahwa implementasi teknologi VR dalam edukasi yang dikombinasikan dengan metode belajar tradisional bisa sangat bermanfaat.

Sebagaimana diketahui teknologi VR memungkinkan siswa untuk lebih praktikal dalam kegiatan belajar, karena yang ada di dalam realitas virtual tadi bisa menghadirkan atau mensimulasikan kejadian di dunia nyata.

Perlu diperhatikan juga teknologi VR dalam edukasi juga harus memperhatikan beberapa elemen lain seperti kurikulum yang digunakan atau juga tujuan dari pembelajaran itu sendiri.

Dengan semakin banyak dan sering digunakan, biaya teknologi VR dalam edukasi pun bisa semakin terjangkau. Hal ini tentu memberi dampak yang cukup positif, karena implementasi teknologi VR dalam edukasi, bisa semakin luas lagi. Bukan tidak mungkin nantinya teknologi VR akan merevolusi dunia pendidikan dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Honda Gunakan Teknologi VR untuk Kembangkan Berbagai Model Mobil

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore