
Ilustrasi: Spam telepon dari nomor tidak dikenal. (PhoneBurner).
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah membuka portal laporan atau pengaduan untuk masyarakat yang menerima spam melalui telepon ataupun SMS. Portal tersebut bernama aduannomor.id.
Dirjen Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan ke portal tersebut agar nomor telepon yang melakukan spam bisa langsung diblokir.
“Dan juga kita membuka portal laporan dan juga nomor, aduan nomor jika ada dapet spam atau segala macam, laporkan saja, nanti diblokir,” kata Edwin di Kantor Komdigi, Jumat (16/5).
Dia menjelaskan, spam call bisa terjadi lantaran nomor telepon, NIK, atau Kartu Keluarga (KK) dipakai oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Data tersebut biasanya beredar bebas sehingga disalahgunakan.
“Jadi kalau nomor KTP kita tidak beredar, nomor telepon kita tidak beredar, atau nomor KTP kita tidak digunakan oleh orang lain, itu akan berkurang banyak (spam call),” jelas dia.
Demi mengatasi hal ini, Komdigi meminta operator seluler (opsel) untuk membatasi penggunaan nomor hanya sampai tiga per NIK. Namun tetap, tiga nomor tersebut harus dilakukan pengecekan lebih lanjut.
“Dan kita juga tentu nggak bisa semuanya, secara ini bertahap untuk melihat bahwa ada nomor-nomor yang tidak digunakan sebagai mestinya. Dicek ke ininya dan di blokir,” ungkap Edwin.
Sementara itu, di negara lain seperti Jepang, Australia, hingga Hongkong telah memanfaatkan spam call untuk menandakan tanda bahaya seperti peringatan cuaca. Pada saat-saat tersebut ponsel akan bergetar untuk mengingatkan masyarakat.
sBaca Juga: Batasi Undangan Grup WhatsApp untuk Mengurangi Spam, Solusi Praktis agar Chat Tidak Membanjiri Anda
Menariknya, Komdigi sendiri terbuka untuk bekerjasama dengan sejumlah stakeholder agar bisa menerapkan hal serupa di Indonesia.
“Itu kan multi, beberapa kementerian ya, kalau secara kebijakannya dari kita, tapi usulannya mungkin harusnya datang dari kementerian lain gitu. Mungkin dari BMKG ataupun dari BNPB, ataupun kalau untuk masalah kerusuhan, dari kepolisian. Nah, untuk itu sih kita terbuka untuk kerjasama,” tutup dia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
